Umum  

Plt Kepala SMAN 3 Palembang Beri Klarifikasi soal Dugaan Bullying Siswa yang Dilakukan Oknum Guru

Plt Kepsek SMAN 3 Palembang Tegaskan Pentingnya Klarifikasi soal Isu Bullying

PALEMBANG, Barometer99.com — Pihak SMA Negeri 3 Palembang memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan bullying terhadap peserta didik yang sebelumnya menjadi sorotan publik dan sempat viral di medsos beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, muncul informasi mengenai dugaan perlakuan yang dinilai kurang pantas terhadap sejumlah siswa, khususnya peserta didik kelas XI. Seorang guru mata pelajaran agama disebut-sebut kerap memberikan teguran dengan nada keras kepada siswa hingga menimbulkan ketidaknyamanan dalam proses pembelajaran.

Persoalan tersebut kemudian memunculkan sorotan terhadap pola pembinaan dan komunikasi antara tenaga pendidik dengan peserta didik di lingkungan sekolah.

Menanggapi pemberitaan tersebut, Plt Kepala SMA Negeri 3 Palembang, Rosmidah, memberikan statement pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Rosmidah menjelaskan bahwa persoalan yang berkembang perlu dilihat secara utuh dan tidak hanya berdasarkan informasi dari satu pihak. Menurutnya, proses pembinaan terhadap peserta didik merupakan bagian dari tanggung jawab sekolah.

Teguran kepada siswa, kata dia, dapat dilakukan ketika terdapat perilaku yang dinilai perlu diperbaiki. Namun, proses tersebut tetap harus berada dalam koridor pendidikan serta memperhatikan kondisi peserta didik.

“Persoalan yang terjadi perlu dilihat secara keseluruhan. Jangan sampai informasi yang berkembang hanya berdasarkan satu sisi, sehingga menimbulkan persepsi yang berbeda dari kondisi sebenarnya,” ujar Rosmidah dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Ia menegaskan, pihak sekolah tetap memperhatikan kenyamanan peserta didik dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Sekolah juga berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh siswa.

Rosmidah mengatakan, apabila terdapat siswa maupun orang tua yang merasa keberatan terhadap proses pembinaan atau perlakuan tenaga pendidik, pihak sekolah terbuka untuk menerima laporan dan melakukan klarifikasi.

Baca Juga :  Resmikan Kantor Baru, Lembaga Sahabat Mikutopia Gelar Tasyakuran Kembangkan Wisata Edukasi Jamur dan Berdayakan Warga Desa Tulungrerjo

“Kalau memang ada siswa atau orang tua yang merasa tidak nyaman, tentu kami terbuka untuk menerima dan menyelesaikan persoalan tersebut secara baik. Kami ingin semuanya bisa dikomunikasikan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” katanya.

Menurut Rosmidah, sekolah memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendidikan sekaligus membentuk karakter dan kedisiplinan peserta didik. Karena itu, pembinaan terhadap siswa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.

Pihak SMAN 3 Palembang juga berharap informasi mengenai persoalan tersebut dapat disampaikan secara berimbang dengan memberikan ruang kepada semua pihak untuk memberikan penjelasan.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, pihak sekolah berharap persoalan yang berkembang dapat diselesaikan melalui komunikasi antara siswa, orang tua, guru dan pihak sekolah, sehingga tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Rosmidah menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran dan pembinaan siswa demi menciptakan suasana pendidikan yang sehat, aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

(AN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *