Barometer99.com, SIDAYU – Sebanyak 10.000 bibit mangrove ditanam di kawasan Pelabuhan Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Selasa (11/8/2026). Penanaman dilakukan Polres Gresik bersama Forkopimda dan PT Smelting sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir.
Kegiatan bertajuk “Penanaman 10.000 Mangrove” ini dihadiri Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Presiden Direktur PT Smelting Dharma Hutama Djojonegoro, jajaran PT Freeport Indonesia, Kepala DLH Gresik, Forkopimcam Sidayu, dan masyarakat setempat.
Rangkaian acara diawali pembukaan, doa bersama, pemutaran video edukasi, penyerahan bantuan simbolis, hingga penanaman bibit mangrove oleh Forkopimda dan manajemen perusahaan.
Selain penanaman, kegiatan juga diisi Green Commitment, peninjauan bazar UMKM Desa Randuboto, dan lomba mewarnai untuk pelajar TK dan SD.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kolaborasi lintas sektor tersebut. “Ini bentuk keterpaduan pemerintah, korporasi melalui CSR, desa, hingga komunitas. Konservasi penting untuk menghadapi dampak perubahan iklim,” ujarnya.
Presiden Direktur PT Smelting Dharma Hutama Djojonegoro menyebut penanaman 10.000 mangrove ini tahap awal komitmen jangka panjang perusahaan menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan dukungan penuh kepolisian terhadap kegiatan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
“Penanaman mangrove bukan seremonial. Ini langkah strategis mencegah abrasi dan mendukung ekonomi masyarakat pesisir. Semoga sinergi TNI-Polri, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat terus terjaga untuk Gresik yang aman, hijau, dan berkelanjutan,” katanya.
Melalui penanaman massal ini, kawasan pesisir Randuboto diharapkan lebih tangguh menghadapi perubahan iklim, serta dapat mendorong potensi ekowisata dan ekonomi berbasis lingkungan. (Red)












