Sinergi Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Masyarakat Padamkan Kebakaran Lahan di Kampung Metaat Makmur Elikobel
Merauke, Papua Selatan, Barometer99.com – Kepedulian dan sinergi antara aparat kewilayahan bersama masyarakat kembali terlihat dalam penanganan kebakaran lahan di wilayah Kampung Metaat Makmur, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Pada Rabu, 30 September 2026 siang, Babinsa Koramil 1707-07/Elikobel Kodim 1707/Merauke Serda Didik Wahyudi, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Elikobel dan Masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pemadaman api yang membakar lahan di sekitar wilayah tersebut.
Kebakaran diduga berawal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh orang yang melintas. Kondisi cuaca yang panas serta rerumputan dan dedaunan yang telah mengering membuat api dengan cepat membesar hingga membakar bangunan bekas Pos Koramil Elikobel. Melihat kondisi tersebut, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan masyarakat tidak tinggal diam dan segera bergerak bersama untuk mencegah kobaran api meluas.
Dengan menggunakan peralatan seadanya, aparat TNI-Polri bersama warga berjibaku memadamkan api. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi kekuatan utama dalam upaya pengendalian kebakaran tersebut. Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh pihak, api berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar lebih luas
Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap keselamatan warga dan lingkungan. Kebersamaan yang terjalin dalam penanganan kebakaran ini menunjukkan bahwa persoalan di tengah masyarakat dapat dihadapi dengan semangat gotong royong dan sinergitas antara aparat dengan warga.
Melalui kejadian tersebut, masyarakat diimbau untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan lingkungan dalam keadaan kering. Jangan membakar lahan maupun hutan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan, karena api dapat dengan mudah menyebar dan menimbulkan kerugian serta membahayakan keselamatan banyak orang.












