Tinggal Pasang Lantai dan Railing, Jembatan Gantung Sawang Makin Dekat Bisa Dilalui Warga
Aceh Utara, Barometer99.com – Progres rehabilitasi berat Jembatan Perintis di Dusun Lhok Drien Baroh, Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, pekerjaan telah mencapai 86,05 persen, menandakan jembatan penghubung antar dusun tersebut semakin dekat untuk dapat dimanfaatkan masyarakat. Sabtu (25/7/2026).
Jembatan gantung dengan panjang 80 meter, lebar 2,4 meter, dan tinggi 8 meter ini menjadi akses vital yang menghubungkan Dusun Lhok Drien Baroh dengan Dusun Cot Glumpang Desa Jurong serta Dusun Alue Mudik Desa Teupin Reusep. Keberadaan jembatan ini nantinya akan mempermudah mobilitas warga, mempercepat pengangkutan hasil perkebunan, dan memperlancar aktivitas masyarakat sehari-hari.
Di lokasi pekerjaan, para pekerja tampak fokus melaksanakan pemasangan lantai jembatan dan pemasangan railing pengaman. Sementara itu, Babinsa Koramil 19/Sawang Koptu Jahidan terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana pembangunan.
Koptu Jahidan mengatakan, pemasangan lantai dan railing merupakan tahapan penting sebelum jembatan dapat digunakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, pekerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian agar konstruksi jembatan benar-benar kuat, aman, dan nyaman saat dilintasi warga.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Inf Faisal, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa rehabilitasi jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga. Ia berharap jembatan ini dapat menjadi akses yang mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Sawang.
Untuk pekerjaan selanjutnya, tim akan melanjutkan pemasangan lantai dan railing jembatan hingga seluruh konstruksi selesai sesuai target. Dengan progres yang terus bertambah, masyarakat berharap jembatan gantung tersebut segera dapat digunakan sehingga akses antar dusun kembali lancar dan aman bagi seluruh warga.












