Kapolda Sumsel Dorong Seluruh Personel Melek Komunikasi Publik dan Literasi Digital

Kapolda Sumsel Dorong Seluruh Personel Melek Komunikasi Publik dan Literasi Digital

PALEMBANG, Barometer99.com — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat transformasi sumber daya manusia Polri melalui peningkatan kompetensi komunikasi publik dan literasi digital bagi seluruh personel. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan jajaran Polda Sumsel dalam program E-Learning Kehumasan yang diselenggarakan Divisi Humas Polri secara nasional dan terhubung secara daring dengan seluruh satuan kewilayahan di Indonesia.

Program pembelajaran tersebut berlangsung di sela kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) dan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Fungsi Kehumasan serta Pengembangan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Palembang. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar Polri dalam mempersiapkan personel yang mampu menjawab tantangan era digital sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang modern, transparan, dan profesional.

Sejalan dengan arah kebijakan transformasi Polri Presisi yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., program E-Learning Kehumasan tidak hanya diperuntukkan bagi personel pengemban fungsi kehumasan. Polda Sumsel juga akan memperluas implementasi program tersebut secara bertahap kepada seluruh personel, mulai dari Tamtama, Bintara, hingga Perwira.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dalam membangun sumber daya manusia Polri yang adaptif, profesional, dan mampu memahami dinamika komunikasi publik yang berkembang sangat cepat di tengah masyarakat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas personel di bidang komunikasi publik dan literasi digital merupakan kebutuhan organisasi yang tidak dapat dihindari di era keterbukaan informasi saat ini.

Baca Juga :  Kodim 0104/Aceh Timur dan Yonif TP 853/Bawar Rejebur Bangun Konektivitas Warga Lewat Jembatan Aramco Pasca Bencana

“Kapolda Sumatera Selatan memiliki komitmen agar seluruh personel, mulai dari Tamtama, Bintara hingga Perwira Menengah, secara bertahap mengikuti pembelajaran kehumasan dan literasi digital. Tujuannya agar setiap anggota memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik, memahami tata kelola informasi publik, bijak bermedia sosial, serta mampu menjadi representasi positif institusi di tengah masyarakat,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola interaksi antara institusi negara dan masyarakat. Arus informasi yang bergerak sangat cepat menuntut setiap personel Polri memiliki kemampuan memahami, mengelola, dan menyampaikan informasi secara tepat, akurat, serta bertanggung jawab.

Melalui program E-Learning Kehumasan Divisi Humas Polri tersebut, peserta memperoleh pembekalan mengenai strategi komunikasi publik, pengelolaan media digital, literasi informasi, penanganan isu di ruang siber, manajemen reputasi institusi, hingga penguatan kemampuan membangun narasi yang edukatif, konstruktif, dan berdampak positif bagi masyarakat.

Peningkatan kapasitas ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung berbagai program prioritas pemerintah dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang membutuhkan dukungan komunikasi publik yang efektif, terpercaya, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap anggota Polri pada hakikatnya merupakan representasi institusi yang memiliki peran penting dalam membangun citra dan kepercayaan publik.

“Setiap anggota Polri pada dasarnya adalah komunikator institusi. Ketika personel memahami pentingnya komunikasi yang baik, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal, transparan, dan responsif. Pada akhirnya, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan semakin kuat. Karena itu, peningkatan kompetensi ini merupakan investasi penting bagi organisasi dalam menghadapi tantangan masa depan,” tegas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Baca Juga :  Satres Narkoba Polres Mesuji Amankan Tiga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Mesuji Timur Mesuji.Lampung,Barometer99.com----Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Mesuji berhasil mengamankan tiga orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, pada Selasa (3/11/2026) siang. Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial LR (44) jenis kelamin laki laki dan EI (47) jenis kelamin perempuan, keduanya warga Sungai Pasir, Kecamatan Cangal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, serta RS (39) jenis kelamin laki laki, warga Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba Polres Mesuji Candra Hirawan, S.E., M.H., membenarkan pengungkapan kasus tersebut. "Benar, pada Selasa (3/11/2026) siang, personel kami berhasil mengamankan tiga orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur. Ketiganya berinisial LR, EI, dan RS," ujarnya. Rabu (04/11/26) Ia menambahkan, pengungkapan tersebut merupakan hasil tindak lanjut atas informasi masyarakat mengenai adanya dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas bergerak ke lokasi dan mengamankan ketiga pelaku di kediaman LR di Desa Talang Batu Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji. Dari hasil penggeledahan petugas mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat total 2,54 gram yang berada di dalam dompet yang berisikan satu klip sedang yang didalamnya berisikan 14 Klip Kecil berisi narkotika jenis sabu, Uang tunai Rp. 300.000, 1 buah bong, dan 1 buah korek api. "Saat ini ketiga tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Mesuji guna proses penyidikan lebih lanjut. Kami masih mendalami kasus ini, termasuk asal-usul barang bukti serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika." Terang Kasat Narkoba Atas perbuatannya, tersangka LR dan EI akan dijerat dengan pasal sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku tentang tindak pidana narkotika, Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU Republik Indonesia Nomer 35 Tahun 2009 tentang narkotika Jo UU Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Jo UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana subsider Pasal 609 Ayat 1 Huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 20 Tahun penjara. Sedangkan tersangka RS di jerat dengan pasal 127 Ayat (1) huruf a UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 4 Tahun penjara. Iptu Candra juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Identitas pelapor akan kami jaga kerahasiaannya," tegasnya. (Edy1922)

Melalui program pembelajaran berkelanjutan ini, Polda Sumatera Selatan berharap seluruh personel semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, memahami prinsip komunikasi publik yang efektif, serta menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan informasi yang edukatif, akurat, dan menyejukkan di tengah masyarakat.

Penguatan literasi digital dan kompetensi komunikasi publik tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polda Sumatera Selatan dalam membangun institusi Polri yang modern, humanis, dan terpercaya guna mendukung terciptanya stabilitas keamanan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta percepatan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *