Umum  

Khusnul Khuluk Dan DKP Jatim Beri Bantuan Budidaya Ikan Gurame Ke Pokdakan Di Lumajang

Khusnul Khuluk Dan DKP Jatim Beri Bantuan Budidaya Ikan Gurame Ke Pokdakan 

Lumajang. Barometer99.com – Bantuan budidaya ikan gurami dari anggota Komisi B, DPRD Provinsi Jawa Timur Drs. Haji Muhammad Khusnul Khuluk bekerja sama dengan Dinas Kelautan Dan Perikanan dan Provinsi Jawa Timur dan Dinas Perikanan Lumajang dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto.

Bibit ikan yang diserahkan secara seremonial ini berikan kepada Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Air Tawar yang berada di Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun dan Desa Karangsari Kabupaten Lumajang, Jumat (05/06/26).

Kepala Dinas Perikanan Lumajang Yuli Harisma Wati dalam sambutanya menyampaikan, Potensi perikanan air tawar di Lumajang sangat melimpah, didukung oleh ketersediaan sumber air yang melimpah. Dengan luas lahan budidaya potensial, sektor ini menjadi roda penggerak ekonomi warga, namun saat ini masih perlu dioptimalkan lagi.

Selain itu mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang memaparkan, program ini juga bertujuan untuk merangsang kepada kelompok budidaya ikan air tawar lainnya agar dapat melakukan hal yang serupa termasuk juga masyarakat umum agar terbentuknya ketahanan pangan dan melahirkan kemandirian ekonomi bagi para petani dan masyarakat, apalagi gurami adalah jenis ikan yang tergolong kelas elit yang bisa disajikan diresotran dan rumah makan mewah, sehingga harganya pun bersaing.

Selain bimbingan teknis, bantuan yang diberikan kepada masing-masing kelompok kali ini diantaranya Benih gurami 1.200 ekor, kolam terpal bulat, pakan pellet apung 840 kg, pompa air gasoline, probiotik dan serok panen.

Wasis ketua Pokdakan Flamboyan Desa Karangsari menyampaikan “Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi para poktan dan masyarakat sekitar, baik sebagai bentuk ketahanan pangan maupun sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. Kendala yang sering dihadapi dalam budidaya ikan gurami adalah mahalnya harga pangan dan waktu panennya yang Panjang, karena untuk menghasilkan ikan yang ukuran besar butuh waktu sampai dua tahun, kalau gak sabar gak akan jadi ini”. Ucapnya.

Baca Juga :  Empat Akses Vital Akan Diblokade Di Aksi Aliansi PPS Esok

Perwakilan Kelompok Pembudidayaan Ikan Sumber Rezeki desa Wotgalih, Hanafi mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Aba Khusnul dan Dinas Perikanan atas bantuan budidaya ikan Gurame ini. Program ini sangat membantu kami dalam meningkatkan hasil budidaya serta memberikan peluang ekonomi yang lebih baik bagi petani ikan di daerah ini,” ujarnya.

Saat ini jumlah permintaan ikan air tawar sangat meningkat, dengan adanya dukungan seperti ini, diharapkan budidaya ikan gurame dapat berkembang lebih luas dan menjadi salah satu solusi dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Efendi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *