Mendagri Tito Karnavian Minta Forkopimda Perkuat Soliditas demi Stabilitas Daerah

Mendagri: Pembangunan Hanya Bisa Berjalan Jika Daerah Aman dan Kondusif

YOGYAKARTA, Barometer99.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk terus menjaga soliditas dan memperkuat komunikasi antarpemangku kepentingan di daerah. Menurutnya, kekompakan pimpinan daerah menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan yang berpengaruh langsung terhadap keberhasilan pembangunan.

Hal tersebut disampaikan Tito saat menghadiri kegiatan di Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa wilayah Jawa dan Bali memiliki posisi yang sangat strategis bagi Indonesia karena menjadi pusat berbagai aktivitas nasional serta dihuni hampir 60 persen penduduk Indonesia.

“Stabilitas politik dan keamanan merupakan syarat utama keberhasilan pembangunan. Pembangunan tidak akan berjalan optimal apabila daerah tidak aman dan kondusif,” tegas Tito.

Ia menjelaskan, berbagai peristiwa kerusuhan yang pernah terjadi di sejumlah daerah telah memberikan dampak negatif terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan. Bahkan, konflik atau aksi kekerasan dalam skala kecil sekalipun dapat memengaruhi efektivitas pelayanan publik serta kinerja pemerintah daerah.

Karena itu, Tito mengimbau seluruh unsur Forkopimda untuk terus memperkuat komunikasi dan koordinasi, baik melalui forum resmi maupun pendekatan informal. Menurutnya, pengalaman menunjukkan daerah yang para pimpinannya mampu menjaga kekompakan cenderung lebih cepat menyelesaikan persoalan serta mencegah konflik berkembang menjadi lebih besar.

“Daerah yang pimpinan Forkopimdanya solid biasanya lebih tangguh menghadapi berbagai tantangan. Komunikasi yang baik menjadi modal penting untuk menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Selain menjaga stabilitas politik dan keamanan, Tito juga meminta pemerintah daerah mengoptimalkan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai instrumen strategis dalam menjaga toleransi dan mencegah potensi konflik sosial berlatar belakang keagamaan.

Baca Juga :  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Berikan Pengarahan kepada Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Ia bahkan mendorong kepala daerah, khususnya yang memiliki kapasitas fiskal memadai, untuk mengalokasikan dukungan anggaran melalui APBD guna menunjang program dan kegiatan FKUB di daerah masing-masing.

“FKUB memiliki peran penting dalam merawat kerukunan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan dukungan yang memadai agar forum ini dapat menjalankan fungsinya secara optimal,” kata Tito.

Mendagri berharap sinergi Forkopimda, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas daerah, mempercepat pembangunan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *