Polda Sumatera Selatan Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026
PALEMBANG, Barometer99.com — Polda Sumatera Selatan memperkuat dukungan terhadap percepatan transformasi digital nasional dan agenda pembangunan pemerintah melalui pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026. Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., di Lapangan Apel Gedung Presisi Mapolda Sumatera Selatan, Kota Palembang, Rabu pagi, 20 Mei 2026.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional dimaknai sebagai penguatan semangat persatuan, profesionalisme, dan kesiapan institusi kepolisian dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin dinamis. Melalui peringatan nasional ini, jajaran kepolisian daerah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal stabilitas keamanan dan mendukung seluruh program strategis pemerintah pusat demi terciptanya Indonesia yang maju, modern, dan berdaya saing global.
Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh Irwasda Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, personel gabungan dari berbagai satuan kerja, serta aparatur pendukung lainnya. Kehadiran unsur pimpinan dan personel tersebut menunjukkan soliditas internal Polri dalam menjaga kesinambungan kebijakan nasional di tingkat daerah.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung semangat penguatan kemandirian bangsa melalui transformasi teknologi dan pelayanan publik berbasis digital. Kebijakan tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional Presiden Republik Indonesia dan implementasi Program Presisi Kapolri yang menitikberatkan pada pelayanan publik modern, cepat, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
Dalam pelaksanaannya, rangkaian upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, hingga pembacaan amanat resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Amanat tersebut menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi dan penguatan ekosistem digital nasional sebagai fondasi utama kebangkitan bangsa di era modern.
Melalui momentum ini, Polda Sumatera Selatan juga mempertegas perannya dalam menjaga ruang digital yang aman dan kondusif. Stabilitas kamtibmas yang terjaga dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan investasi, pertumbuhan ekonomi, dan keberhasilan pembangunan nasional di wilayah Sumatera Selatan.
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital bagi personel Polri merupakan kebutuhan mendesak dalam menghadapi perkembangan tantangan tugas yang semakin kompleks.
“Polri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui peningkatan kemampuan digital, pelayanan yang responsif, serta penguatan profesionalisme di lapangan. Semangat Hari Kebangkitan Nasional harus diwujudkan melalui kinerja nyata yang transparan, modern, dan akuntabel demi memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” tegas Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi refleksi penting bagi seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga keutuhan bangsa melalui penguatan stabilitas keamanan.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mewujudkan ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif di Sumatera Selatan. Stabilitas kamtibmas merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan nasional,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Melalui pelaksanaan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan kesiapannya menjadi bagian penting dalam mengawal transformasi Indonesia menuju bangsa yang maju, tangguh, dan berdaulat secara digital. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga upacara resmi ditutup.












