Pelajar SMA Tewas Ditikam di Sape Bima, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

Pelajar SMA Tewas Ditikam di Sape Bima

Kota Bima, Barometer99.com- Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Remaja berinisial MS (17), warga Desa Naru, Kecamatan Sape, dilaporkan tewas setelah mengalami penusukan pada Sabtu malam, 2 Mei 2026.

 

Insiden berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita di Jalan Lintas Sape–Bima, tepatnya di depan Bank BRI Unit Sape, Desa Naru Barat, Kecamatan Sape.

 

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, melalui Kapolsek Sape AKP Sirajuddin, mengonfirmasi bahwa dua terduga pelaku telah berhasil diamankan aparat kepolisian.

 

“Sudah ditangkap,” ujar AKP Sirajuddin, Minggu (3/5/2026).

 

Ia menjelaskan, dua terduga pelaku M kmasing-masing berinisial HG (18), seorang pelajar asal Desa Sangia, dan IW (17), warga Desa Naru Barat, Kecamatan Sape.

 

Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula saat kedua terduga pelaku hendak membeli martabak telur di depan kantor Bank BRI. Secara tiba-tiba, korban MS bersama sejumlah rekannya datang dan diduga langsung melakukan pemukulan terhadap IW menggunakan batu bata.

 

Melihat rekannya diserang, HG berusaha melerai dengan merangkul IW serta meminta korban dan Teman-temannya menghentikan aksi tersebut. Namun, upaya tersebut tidak diindahkan. Korban bersama rekannya justru kembali melakukan pemukulan, kali ini terhadap HG.

 

Diduga tersulut emosi, HG kemudian mengeluarkan sebilah keris kecil yang diselipkan di pinggangnya dan menusuk korban.

 

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian dada kanan atas, punggung, dan tangan kiri,” ungkap AKP Sirajuddin.

 

Usai kejadian, kedua terduga pelaku melarikan diri. Sementara korban yang mengalami luka serius sempat dilarikan oleh teman-temannya ke BLUD Puskesmas Sape untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, sekitar pukul 23.20 Wita korban dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :  Gebyar Fun Bike SIGAP 2025 Semarakkan HUT Yonarmed 8/UY Ke - 65

 

Polisi bergerak cepat melakukan pengejaran. Terduga pelaku HG berhasil diamankan di Dusun Ambarata, Desa Sangia. Selanjutnya, IW ditangkap pada pukul 01.20 Wita di Desa Lamere, Kecamatan Sape.

 

“Kedua terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mako Polres Bima Kota pada pukul 01.45 Wita untuk proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

 

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *