Presiden Prabowo Perintahkan Investigasi dan Perbaikan 1.800 Perlintasan KA
BEKASI, Barometer99.com – Presiden RI Prabowo Subianto langsung memerintahkan investigasi menyeluruh serta percepatan pembenahan sistem keselamatan perlintasan kereta api menyusul kecelakaan di Bekasi. Hal itu disampaikan usai Presiden menjenguk korban di RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Selasa (28/4/2026).
“Saya hari ini datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin dan kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah. Kita segera akan mengadakan investigasi untuk mengetahui bagaimana kejadian ini bisa terjadi,” ujar Presiden kepada awak media.
Presiden juga menyoroti masih banyaknya perlintasan kereta api yang belum dilengkapi sistem pengamanan memadai. Pemerintah, kata dia, akan segera melakukan penataan secara menyeluruh.
“Secara garis besar, kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Kita segera akan atasi,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Presiden Prabowo menyetujui pembangunan flyover di wilayah Bekasi guna mengurangi risiko kecelakaan, mengingat tingginya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Pemerintah daerah Bekasi telah mengajukan pembangunan flyover. Karena Bekasi ini padat dan kebutuhan transportasi kereta api sangat mendesak, saya sudah setujui segera dibangun melalui bantuan Presiden,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang memerlukan penanganan serius. Pemerintah telah menginstruksikan percepatan perbaikan melalui berbagai skema, mulai dari pembangunan flyover hingga penyediaan pos penjagaan.
“Sekarang harus kita selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan segera kita perbaiki seluruh lintasan tersebut, apakah dengan pos jaga atau flyover,” lanjutnya.
Terkait kondisi korban, Presiden menyampaikan sebagian besar telah mendapatkan penanganan medis yang baik, bahkan sejumlah korban sudah diperbolehkan pulang.
“Sebagian sudah dipulangkan, sebagian masih dirawat, tapi semuanya sudah ditangani dengan baik,” jelasnya.
Presiden juga memastikan pemerintah akan memberikan kompensasi kepada para korban sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semua akan mendapatkan kompensasi,” tutup Presiden.












