Tidak Ada Pengaruh WFH, Pelayanan Kesehatan di RSUD dr. Haryoto Berjalan Normal
Barometer99.com – Plt. Direktur RSUD dr. Haryoto, dr. Yanna Susanti menyampaikan dalam efesiensi anggaran dari pusat hingga ke daerah dengan mengetrapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), namun perbedaan bagi pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto tidak ada pemberlakuan hal itu karena akan berdampak terhadap pelayanan publik.
Yanna Susanti memastikan bahwa seluruh layanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan normal tanpa ada pengurangan atau gangguan.
“Layanan di RSUD dr. Haryoto tidak terdampak sama sekali oleh kebijakan WFH. Saya pastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mengalami perubahan sedikitpun,” tutur Yanna saat ditemui di tempat kerjanya, Rabu (22/04/2026).
Lebih lanjut, dr. Yanna menjelaskan bahwa seluruh personel, baik yang berhubungan langsung dengan pasien maupun staf manajemen, tetap hadir bekerja di kantor penuh.
“Semua unit layanan, baik yang bersentuhan langsung dengan pasien maupun area manajemen, tetap masuk 100 persen setiap hari, termasuk hari Jumat.”
Efisiensi Tanpa Mengurangi Mutu Layanan
Meskipun tetap beroperasi penuh, pihak manajemen tetap melakukan langkah-langkah efisiensi sesuai arahan, namun tidak pada pelayanan medis.
“Kami melakukan penghematan energi dengan menyesuaikan kebutuhan, seperti penggunaan listrik, AC, lampu, dan komputer yang sedang tidak digunakan. Namun, untuk peralatan medis yang membutuhkan kondisi khusus seperti di laboratorium (Catlab), suhu tetap dijaga agar peralatan tetap berfungsi optimal.”
Dengan komitmen ini, masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap dapat mengakses seluruh fasilitas dan pelayanan kesehatan di RSUD dr. Haryoto dengan nyaman dan aman, sebagaimana hari-hari biasa. (Efendi)












