Warga di Bima Hadang Jalan Desak Polisi Ungkap Pemilik Narkoba 535 Gram Ditangkap di Talabiu
Bima, Barometer99.com- Solidaritas Masyarakat Anti Narkoba melakukan aksi hadang jalan bertempat di cabang Bolo desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Senin, 29/6/2026. Aksi hadang jalan tersebut buntut kasus narkoba yang masih merajalela di wilayah kabupaten bima.
Kendati demikian, warga yang mengatasnamakan lembaga Solidaritas Masyarakat Anti Narkoba mendesak Kapolres Bima untuk mengungkap pemilik barang 535 gram sabu yang diamankan di Talabiu Kecamatan Woha, dan dua kurir asal Lombok ditangkap Polres Bima.
Dua orang terduga pelaku yang sudah diamankan masing-masing berinisial SH (46) dan SL (42), yang diketahui merupakan warga Kabupaten Lombok Barat.
Namun mirisnya, pemilik barang tersebut belum diungkap oleh pihak kepolisian Polres Bima. “Peredaran kasus narkoba di bima masih merajalela. Dan Pemilik barang hasil penangkapan dua orang kurir asal Lombok di wilayah Talabiu kemarin harus segera diungkap,” ujar Iwan alias Jonfer dalam orasinya, Senin, 29/6/2026.
Jika kita tidak punya kesadaran bersama, ia menegaskan jangan berharap keberlangsungan hidup anak-anak kita akan baik-baik saja.
Tingginya kasus kriminalitas yang terjadi di daerah kita, menurutnya, akibat generasi sudah kecanduan memakai narkoba.
Hal senada yang disampaikan oleh seorang guru Zulkfili. Ia menyampaikan dalam orasinya bahwa aksi hari ini adalah sebagai bentuk solidaritas. Ia juga mendesak Polres Bima agar mengungkap siapa pemilik barang narkoba setengah kilogram yang ditangkap di wilayah Talabiu Kecamatan Woha.
“Kami sebagai para guru percuma mendidik siswa-siswa kami jika mereka sudah mengenal barang haram tersebut,” ujarnya dalam orasinya.
Dampak penggunaan narkoba ini sangat buruk. Ia menceritakan dalam orasinya bahwa siswa-siswa yang dulu tidak pernah melawan guru. Tapi sekarang akibat mengenal narkoba para siswa sulit diatur dan bahkan orang tuanya sendiri mereka lawan.
Mirisnya, di kampung kami siswa Sekolah Dasar sudah bisa memakai narkoba. “Kalau dibiarkan begini terus hancur masa depan generasi,” pungkasnya.
Ia mendesak Kapolres Bima segera ungkap siapa pemilik barang yang diamankan di wilayah Woha hampir setengah kilogram. “Aksi yang dilakukan hari ini bukan berarti kami memiliki kepentingan, tapi aksi ini adalah bentuk solidaritas kami yang peduli terhadap keberlangsungan hidup anak-anak kami,” ujar Zulkfili yang berprofesi sebagai seorang guru yang mengajar di salah satu sekolah wilayah Madapangga.
Sementara itu, Kasat Narkoba saat dikonfimasi oleh media melalui pesan whatsappnya, Senin, 29/6/2026, mengatakan bahwa terduga pelaku sebagai pengirim barang sedang dalam perjalanan menuju Polres Bima.
“Rombongan yang kawal terduga pelaku yang mengirim sabu ke Bima tertahan di desa Bolo akibat ada blokir jalan,”ujar Kasat Narkoba Polres Bima.
Ia juga mengatakan yang mengirim narkoba ke wilayah Bima lewat kurir sudah ditangkap. Sementara untuk penerima barang di wilayah Talabiu sudah kita kantongi identitasnya.
“Nama penerima barang
serta fotonya sudah ada dan untuk sementara kita sedang memburunya,” pungkasnya.***












