Barometer99.com / Malang,.Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Malang Kalipare Putukrejo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar. Kegiatan penyaluran menu makanan bergizi ini dilaksanakan pada Senin, 20 April 2026, dengan pusat kegiatan di Dusun Krajan 01 RT 06 RW 01, Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
SPPG yang berada di bawah kepemimpinan Kepala SPPG, Achmad Andre Rifqiarno, bekerja sama dengan Yayasan Umi Tiga Pilar Bahagia sebagai mitra Badan Gizi Nasional (BGN), terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam pemenuhan gizi bagi para penerima manfaat.
Program ini menyasar total 2.422 orang yang terdiri dari siswa, guru, dan tenaga pendidik, dengan realisasi penerima manfaat pada hari tersebut sebanyak 1.738 orang.
Menu makanan yang disajikan pada kegiatan ini terdiri dari nasi putih, ayam goreng laos, tumis labu siam, tahu goreng, serta buah kelengkeng. Menu tersebut dirancang dengan memperhatikan keseimbangan gizi, baik dari segi energi, protein, lemak, hingga serat, guna mendukung tumbuh kembang dan kesehatan para penerima manfaat.
Penyaluran MBG ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD/MI, hingga SMP/MTs. Di tingkat PAUD/TK, sejumlah lembaga seperti KB Giri Mulyo, TK PGRI di wilayah Tumpakrejo, TK Muslimat NU, serta RA di wilayah Putukrejo dan Kaliasri turut menjadi penerima manfaat. Sementara di tingkat SD/MI, program ini menjangkau berbagai sekolah negeri dan madrasah, termasuk SDN di Tumpakrejo, Putukrejo, hingga Kaliasri, serta MI Darul Yaqin.
Untuk tingkat SMP/MTs, beberapa sekolah seperti SMPN 3 Kalipare Satap, SMP PGRI Tumpakrejo, SMPN 1 Ngembul Kalipare, dan SMP PGRI Kaliasri juga turut menerima manfaat dari program ini.
Meski demikian, terdapat beberapa sekolah yang untuk sementara belum menerima distribusi MBG. Hal ini disebabkan adanya kegiatan khusus seperti TKA atau agenda lain yang tidak memungkinkan proses pengiriman makanan pada hari tersebut. Sekolah-sekolah tersebut di antaranya TK DWP 3 Kaliasri, SDN 1 Tumpakrejo, SDN 4 dan 6 Kaliasri, serta MI Sunan Kalijaga Kaliasri.
Pihak SPPG menegaskan bahwa program ini akan terus berjalan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan harapan seluruh sasaran dapat terlayani secara merata. Selain itu, evaluasi dan koordinasi dengan pihak sekolah terus dilakukan guna memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan di kemudian hari.
Dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan asupan gizi para pelajar, sehingga mampu menunjang konsentrasi belajar, kesehatan, serta menciptakan generasi yang lebih unggul dan berkualitas di masa depan.
Penulis : Ratri Iswanto












