Rony Samtana Resmi Pimpin Polda Sumsel, Tegaskan Polisi Bersama Rakyat dan Ajak Perkuat Sinergi
PALEMBANG, Barometer99.com — Irjen Pol Rony Samtana Tarigan menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Sumatera Selatan. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi mendukung aktivitas masyarakat serta pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Rony dalam malam kenal pamit Kapolda Sumatera Selatan yang berlangsung di Ballroom Novotel Palembang, Jumat (9/10/2026) malam. Kegiatan ini sekaligus menandai pergantian kepemimpinan Polda Sumsel dari Komjen Pol Sandi Nugroho kepada Irjen Pol Rony Samtana Tarigan.
Dalam sambutannya, Rony menekankan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas kepolisian. Dukungan pemerintah daerah, unsur TNI, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta partisipasi aktif warga menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas daerah.
“Mari kita bersama-sama bekerja dan bekerja bersama-sama menciptakan Sumsel yang aman dan kondusif,” kata Rony.
Ia juga menegaskan pesan yang menjadi penekanan dalam sambutannya, yakni “Polisi bersama rakyat.”
Pesan tersebut mencerminkan pentingnya membangun hubungan yang erat antara kepolisian dan masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka serta kerja sama yang berkelanjutan, berbagai persoalan keamanan diharapkan dapat ditangani secara lebih efektif.
Bagi Rony, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman, menjaga ketertiban, dan membangun kepercayaan publik.
Ajak Doakan Kabut Asap Karhutla Segera Hilang
Selain menekankan sinergi keamanan, Rony turut menyinggung persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi perhatian di Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh undangan berdoa agar kabut asap segera hilang. Ia mempersilakan setiap pemeluk agama berdoa sesuai keyakinan masing-masing, sementara umat Islam diajak membaca Surah Al-Fatihah.
Ajakan itu menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam momentum pergantian pimpinan Polda Sumsel, sekaligus mengingatkan pentingnya perhatian bersama terhadap persoalan lingkungan yang berdampak pada kehidupan masyarakat.
Penanganan karhutla sendiri membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat, sesuai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing.
Herman Deru Harapkan Sinergi Tetap Terjaga
Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada Sandi Nugroho atas pengabdiannya selama menjalankan tugas di Sumsel.
Kepada Rony Samtana, Herman Deru menyampaikan ucapan selamat bertugas dan berharap koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Polda Sumsel terus diperkuat.
Menurutnya, hubungan yang solid antara pemerintah daerah dan kepolisian merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran pembangunan.
Sinergi tersebut juga diperlukan untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan memperoleh pelayanan yang baik.
Pergantian pimpinan diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan program dan kerja sama yang telah berjalan, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan daerah.
Sandi Nugroho: Keberhasilan Adalah Hasil Kerja Bersama
Sementara itu, Komjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama kurang lebih sembilan bulan di Sumatera Selatan.
Ia mengenang masa pengabdiannya sebagai pengalaman yang penuh kebersamaan. Menurutnya, berbagai capaian selama bertugas tidak terlepas dari kontribusi jajaran kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Saya hanya terima jadinya saja,” ujar Sandi.
Pernyataan tersebut menggambarkan pandangannya bahwa keberhasilan organisasi merupakan hasil kerja kolektif, bukan pencapaian satu orang semata.
Sandi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan, sikap, atau tindakan yang kurang berkenan.
Meski akan melanjutkan pengabdian di Jakarta sebagai Inspektur Jenderal pada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), ia berharap hubungan silaturahmi dengan masyarakat Sumsel tetap terjaga.
“Silakan mampir ngopi kalau ke Jakarta,” tuturnya.
Dihadiri Forkopimda dan Sejumlah Kepala Daerah
Malam kenal pamit tersebut dihadiri Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Ketua TP-PKK Sumsel Hj Feby Herman Deru, Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang, Pangdam II/Sriwijaya, Kajati Sumsel, Danrem, para kapolres, serta sejumlah kepala daerah.
Turut hadir Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad, Wali Kota Pagar Alam H Ludi Oliansyah, Bupati Banyuasin H Askolani, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan doa yang dipimpin Habib Amak Shahab atau Habib Muhammad Naufal bin Ja’far Shahab, dilanjutkan penayangan perjalanan karier Sandi Nugroho dan profil Rony Samtana.
Acara juga dimeriahkan dengan penampilan kesenian tradisional, di antaranya Tari Sinanggar Tulo, Gending Sriwijaya, dan Ya Saman.
Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi awal bagi Rony Samtana untuk melanjutkan pengabdian di Sumatera Selatan. Dengan dukungan lintas lembaga dan partisipasi masyarakat, upaya menjaga keamanan, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendukung pembangunan daerah diharapkan dapat terus berjalan.












