Presiden Prabowo Bertolak ke Vladivostok, Hadiri EEF ke-11 sebagai Tamu Kehormatan Putin

Presiden Prabowo Bertolak ke Vladivostok

JAKARTA, Barometer99.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Vladivostok, Rusia, untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11. Dalam forum tersebut, Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama atas undangan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Rusia sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih konkret di berbagai sektor strategis.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan, kehadiran Presiden Prabowo dalam EEF diharapkan dapat mendorong peningkatan kerja sama Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, energi, serta sektor strategis lainnya.

Menurutnya, forum ekonomi internasional tersebut juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperluas jejaring kerja sama dan membuka peluang investasi yang dapat memberikan manfaat bagi kepentingan nasional.

Dalam penerbangan menuju Vladivostok, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih. Mereka antara lain Seskab Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.

Kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama dalam EEF ke-11 diharapkan tidak hanya mempererat hubungan diplomatik Indonesia-Rusia, tetapi juga menghasilkan kerja sama yang konkret dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk terus membangun hubungan internasional yang saling menguntungkan serta membuka ruang kerja sama di berbagai bidang strategis.

Baca Juga :  Anggota DPRD NTB Abdul Ra'uf Dukung Pemdes dan BPD Desa Rasabou Tolak Beras yang Disalurkan Bulog Bima Tidak Layak Dikonsumsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *