Medan Berlumpur Jadi Tantangan, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Harus Bekerja Ekstra Demi Rampungkan Pembangunan Jembatan

Medan Berlumpur Jadi Tantangan, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Harus Bekerja Ekstra Demi Rampungkan Pembangunan Jembatan

Mansel, Barometer99.com – Kondisi medan yang berlumpur dan dipenuhi genangan air menjadi tantangan tersendiri bagi personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan dalam melaksanakan pembangunan jembatan di Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Rabu (21/10/26).

Meskipun dihadapkan pada kondisi tanah yang basah, licin, dan berlumpur, semangat personel Satgas TMMD bersama masyarakat tidak sedikit pun mengendur. Mereka terus bekerja ekstra untuk menyelesaikan pembangunan jembatan yang menjadi salah satu sasaran fisik utama program TMMD Ke-130.

Terlihat di lokasi pembangunan, personel Satgas bersama masyarakat harus bekerja dengan penuh kehati-hatian saat melakukan pemasangan bekisting, penataan material, serta pengerjaan konstruksi pondasi jembatan. Kondisi medan yang berlumpur mengharuskan setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan tenaga ekstra serta memperhatikan faktor keselamatan.

Tidak hanya menguras tenaga, kondisi tersebut juga menuntut ketelitian dan kesabaran agar kualitas konstruksi jembatan tetap terjaga sehingga nantinya aman digunakan oleh masyarakat.

Komandan Kodim 1808/Manokwari Selatan selaku Dansatgas TMMD Ke-130, Letkol Czi Sunandar Parius, menekankan pentingnya semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel dan kualitas pekerjaan.

Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan konektivitas wilayah serta memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat Kampung Yamboi.

Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, serta menunjang aktivitas pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

Di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan medan, kebersamaan antara personel Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Baca Juga :  Wujudkan Mudik Aman, Kasdam II/Sriwijaya Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Kereta Api di Stasiun Kertapati

Semangat gotong royong yang terus terjaga membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata dalam menghadapi setiap kesulitan di lapangan.

Medan boleh berlumpur, kaki boleh terbenam, dan tenaga boleh terkuras. Namun, tekad Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel bersama masyarakat tetap kokoh untuk menuntaskan pembangunan jembatan demi membuka akses dan menghadirkan harapan baru bagi warga Kampung Yamboi.

*##TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel – Pantang Menyerah Menghadapi Medan, Terus Berkarya Demi Kesejahteraan Rakyat##*

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *