Prajurit Kodaeral XV Laksanakan Renang Laut, dan Menembak
Sorong, Barometer99.com – Bertempat di perairan Dermaga Mako Komando Daerah TNI Angkatan Laut XIV (Kodaeral XIV) Sorong Papua Barat Daya, Prajurit Kodaeral XIV Sorong melaksanakan latihan renang laut, dimana latihan tersebut merupakan kemampuan dasar prajurit TNI AL untuk berenang di tempat terbuka yang mengutamakan ketahanan renang jarak jauh, kecepatan, dan kerahasiaan untuk menyeberangi perairan dalam misi tempur, yang wajib dikuasai seorang prajurit dalam mendukung ketangkasan individu maupun satuan, Rabu (15/04/2026).
Sebelum pelaksanaan latihan renang laut, seluruh prajurit terlebih dahulu dicek kesehatannya oleh tim kesehatan dari Diskes Kodaeral XIV Sorong dan senam pemanasan, selanjutnya setiap prajurit turun ke perairan dermaga untuk melakukan penyesuaian dan secara bergilir melaksanakan latihan renang laut.
Diwaku yang sama di Lapangan Apel Satrol Kodaeral XIV Sorong, prajurit lainnya melaksanakan beberapa serial latihan, diantaranya pertahanan udara, jihandak, jajar kehormatan, persemayamanan, penaikan dan penurunan bendera, serta melaksanakan latihan menembak laras panjang bertempat di Lapangan Tembak Korem 181/PVT Sorong.
Dikatakan Komandan Kodaeral XIV Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP., kegiatan latihan tersebut merupakan rangkaian latihan-latihan yang dilaksanakan Kodaeral XIV Sorong dalam Latihan dan Uji Terampil Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat I dan II (P1-P2) selama dua minggu untuk mengukur dan meningkatkan kesiapsiagaan operasional, profesionalisme prajurit, serta kemampuan pangkalan dalam menghadapi ancaman, gangguan, dan serangan lawan. Latihan ini memastikan keterpaduan komando, kendali, dan kerja sama tim secara terukur, ungkapnya.
Hal tersebut selaras dengan Perintah Harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, dalam membangun Sumber Daya Manusia yang unggul yang berfokus pada peningkatan profesionalisme, kesiapsiagaan tempur (SSAT), dan adaptabilitas terhadap dinamika strategis, khususnya dalam rangka menjaga kedaulatan maritim Indonesia.
(TIM/RED)












