Kapolri Suyudi Ario Seto Sambangi MUI Pusat, Perkuat Sinergi Lindungi Masyarakat dari Bahaya Narkoba
JAKARTA, Barometer99.com — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat kerja sama dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, Bendahara Umum MUI H. Misbahul Ulum, serta sejumlah Wakil Ketua Umum MUI, yakni KH M. Cholil Nafis, Buya Anwar Abbas, dan KH Marsudi Syuhud.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya upaya bersama untuk melindungi masyarakat dari pengaruh negatif yang dapat merusak kehidupan sosial. Salah satu perhatian utama adalah penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang berpotensi mengancam masa depan generasi muda dan menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
Upaya menghadapi persoalan tersebut dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai elemen bangsa, termasuk tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan. Melalui peran dakwah, pendidikan, serta pembinaan moral, para ulama memiliki posisi strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba.
Sinergi antara Polri dan MUI diharapkan dapat memperkuat langkah pencegahan sekaligus mendorong masyarakat untuk berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolri ke kantor MUI Pusat. Kehadiran pimpinan Polri tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan mempererat hubungan antara institusi kepolisian dengan para ulama.
Silaturahmi ini juga mencerminkan pentingnya komunikasi yang terbuka antara aparat penegak hukum dan tokoh agama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang di masyarakat.
Melalui hubungan yang semakin erat, Polri dan MUI diharapkan dapat terus memperkuat peran masing-masing dalam menjaga ketertiban, membangun kesadaran hukum, serta melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba dan berbagai bentuk perilaku yang merugikan.
Kolaborasi antara kepolisian dan ulama menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai moral serta hukum.












