Inovasi Baru Penanganan Karhutla: Pemerintah Uji Coba Penyebaran 1,5 Ton Es Kering untuk Urai Kabut Asap di Palembang
PALEMBANG, Barometer99.com — Dalam upaya mempercepat penanganan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), pemerintah memelopori inovasi baru dengan menguji coba penerapan teknologi es kering (dry ice). Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman meninjau langsung kesiapan operasi perdana ini di Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang, Sumatera Selatan, pada Rabu (14/10/2026).
Langkah uji coba ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto guna menekan dampak buruk asap akibat karhutla, khususnya di kawasan pemukiman dan perkotaan. Sumatera Selatan dipilih menjadi lokasi pertama pelaksanaan uji coba teknologi tersebut di Indonesia.
Menko Polkam menjelaskan bahwa skema penyebaran dry ice memiliki pendekatan dan fungsi yang berbeda dibanding Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang selama ini rutin dilakukan.
“Jika Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) bertujuan merangsang turunnya hujan buatan untuk membantu memadamkan titik api, teknologi es kering ini secara spesifik difokuskan untuk mengurai gumpalan kabut asap yang terperangkap di lapisan bawah atmosfer agar terangkat ke atas. Dengan begitu, pekatnya asap di kawasan perkotaan dan sekitarnya dapat berkurang,” terang Dudung.
Pada tahap awal operasional, sebanyak 1,5 ton dry ice yang dipasok dari wilayah Lampung dan lokal disiapkan untuk disebar menggunakan armada pesawat udara. Melalui operasi ini, pemerintah menargetkan jarak pandang (visibility) yang sebelumnya terganggu parah di kisaran 1.000 meter dapat meningkat signifikan menjadi 5.000 meter atau lebih.
Apabila uji coba di Sumatera Selatan ini terbukti efektif menanggulangi masalah jarak pandang dan penumpukan asap, pemerintah berencana mereplikasi metode serupa di provinsi terdampak karhutla lainnya, seperti Kalimantan Tengah.
Dalam peninjauan tersebut, Menko Polkam turut didampingi oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup / Wakil Kepala BPLH Diaz Hendropriyono, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan, serta Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan. Pemerintah menegaskan akan terus memadukan berbagai langkah komprehensif—mulai dari pemadaman darat dan udara, pemanfaatan inovasi teknologi, hingga koordinasi lintas instansi—demi melindungi kesehatan serta keselamatan masyarakat.












