Fahri Hamzah Menolak Lupa Janji Soal PPS Saat Kampanye Prabowo-Gibran
Sunbawa, Barometer99.com- Nama Fahri Hamzah kembali menjadi sorotan di tengah menguatnya tuntutan pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).
Politisi asal Pulau Sumbawa tersebut kembali diingatkan publik terkait pernyataannya saat mengampanyekan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden 2024.
Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa sebelumnya menjadi salah satu isu yang disampaikan Fahri Hamzah ketika menjabat sebagai Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. Saat itu, ia menyatakan bahwa masyarakat Pulau Sumbawa, termasuk dirinya, telah lama menginginkan terbentuknya provinsi baru yang terpisah dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pernyataan tersebut kembali viral di media sosial setelah beredarnya potongan video yang menampilkan komitmen Fahri Hamzah terhadap perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa.
“Bapak Presiden ketika dilantik dan di tahun pertama, saya minta Provinsi Pulau Sumbawa didirikan,” ujar Fahri Hamzah dalam video yang kembali beredar luas.
Viralnya kembali pernyataan tersebut bertepatan dengan aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Pemekaran Provinsi Pulau Sumbawa. Aksi berlangsung serentak di sejumlah wilayah di Pulau Sumbawa, mulai dari Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima hingga Kabupaten Sumbawa pada Selasa (2/6/2026).
Dalam aksi itu, massa menuntut pemerintah pusat segera merealisasikan pemekaran wilayah sehingga Pulau Sumbawa dapat berdiri sebagai provinsi baru dan tidak lagi berada di bawah administrasi Provinsi NTB. Salah seorang demonstran, Amrin, saat menyampaikan orasi menyinggung kembali janji yang pernah disampaikan Fahri Hamzah kepada masyarakat Pulau Sumbawa.
“Harusnya Fahri Hamzah ada di sini bersama kami karena dulu dia berjanji memperjuangkan pemekaran PPS,” kata Amrin.
Menurutnya, Fahri Hamzah pernah menyampaikan bahwa Pulau Sumbawa akan menjadi provinsi baru apabila pasangan Prabowo-Gibran memenangkan Pilpres 2024. Namun, setelah dipercaya menjadi Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Kabinet Prabowo-Gibran, Fahri dinilai belum menunjukkan langkah nyata terkait perjuangan pemekaran PPS.
Amrin menilai sikap tersebut telah menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat yang selama ini mendukung perjuangan pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa. Ia juga mendesak Fahri Hamzah bersama tokoh-tokoh nasional asal Pulau Sumbawa lainnya untuk kembali menyuarakan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat agar pemekaran PPS dapat segera direalisasikan.
Aksi demonstrasi tersebut menjadi bagian dari gelombang aspirasi masyarakat Pulau Sumbawa yang terus mendorong pembentukan daerah otonom baru sebagai upaya mempercepat pembangunan, pemerataan pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Pulau Sumbawa. ***












