Buka Dapur Umum untuk Korban Gempa, Pemkab Bima Kirim 10 Relawan ke NTT

Buka Dapur Umum untuk Korban Gempa, Pemkab Bima Kirim 10 Relawan ke NTT

Bima, Barometer99.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima mengirimkan tim kemanusiaan ke wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah tersebut menjadi bentuk solidaritas antardaerah sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.

Sebanyak 10 personel diberangkatkan menuju Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada Minggu (16/8/2026). Tim tersebut ditugaskan selama tujuh hari dalam masa tanggap darurat, terhitung mulai 16 hingga 22 Agustus 2026.

Pemberangkatan tim dilakukan atas arahan Bupati Bima Ady Mahyudi melalui Dinas Sosial Kabupaten Bima. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima Zunaidin mengatakan, tim kemanusiaan tersebut dipimpin Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Edy Sahroni.

“Tim kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bima, didukung sembilan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana),” kata Zunaidin.

Menurut dia, personel yang diterjunkan memiliki tugas utama membantu penanganan kebutuhan warga selama masa tanggap darurat. Salah satu fokus utama tim adalah mengoperasikan Dapur Umum Lapangan (Dumlap) Tagana Dinas Sosial Kabupaten Bima.

Dapur umum tersebut disiapkan untuk menyediakan makanan bagi masyarakat yang terdampak gempa, khususnya para pengungsi yang membutuhkan dukungan konsumsi selama berada di lokasi pengungsian.

Untuk menunjang operasional di lapangan, tim membawa sejumlah perlengkapan penanganan bencana. Peralatan tersebut antara lain satu unit kendaraan rescue, tenda pengungsian darurat, serta satu unit mobil Dapur Umum Lapangan yang dilengkapi perlengkapan memasak.

Kapasitas dapur umum yang dibawa tim Kabupaten Bima disebut mampu memproduksi hingga 2.000 porsi makanan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan pangan warga terdampak selama masa tanggap darurat.

Baca Juga :  Darah Komando dari Bima: Kisah Kapten Inf Dr. Gintur, Tempa Dua Putra Jadi Perwira Elit Kopassus & Kopasgat di Tengah Keterbatasan

Dalam pelaksanaan tugasnya, tim dari Kabupaten Bima akan berkoordinasi dengan jajaran Dinas Sosial Provinsi NTB. Sinergi lintas daerah ini diarahkan untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan sekaligus memperlancar penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Nagekeo.

Selain mengirimkan personel dan peralatan dapur umum, Dinas Sosial Provinsi NTB juga mengerahkan enam unit truk bantuan logistik. Kendaraan tersebut membawa berbagai kebutuhan pokok, termasuk bantuan sandang dan pangan untuk masyarakat yang terdampak gempa.

Kolaborasi antara Pemkab Bima dan Dinas Sosial Provinsi NTB menjadi bagian dari respons kemanusiaan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak. Kehadiran relawan, dapur umum, serta dukungan logistik diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa darurat.

Pengiriman tim tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja sama lintas wilayah. Dukungan dari pemerintah daerah dan relawan menjadi salah satu unsur penting dalam membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat hingga memasuki tahap pemulihan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *