BNN Perkuat Pengawasan Jalur Laut dan Siber Hadapi Jaringan Narkoba Internasional
Jakarta, Barometer99.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mengungkap strategi pemerintah dalam menghadapi jaringan peredaran narkotika internasional yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu target pasar.
Suyudi mengatakan, BNN terus memperkuat sinergi dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta instansi terkait lainnya untuk memperketat pengawasan terhadap jalur masuk dan peredaran narkotika.
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari jalur darat dan laut hingga ruang siber yang kini turut dimanfaatkan jaringan narkotika internasional.
Khusus di wilayah perairan, petugas memantau pergerakan kapal yang terindikasi melakukan aktivitas mencurigakan berdasarkan informasi serta analisis intelijen.
Menurut Suyudi, proses pengawasan terhadap kapal tidak selalu dilakukan secara terburu-buru. Dalam kondisi tertentu, aparat dapat melakukan pemantauan selama berbulan-bulan untuk mengumpulkan informasi yang cukup sebelum menentukan langkah penindakan.
Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya BNN bersama instansi terkait untuk memutus rantai masuknya narkotika dari jaringan internasional ke Indonesia.
“Pengawasan berbasis informasi dan analisis intelijen menjadi penting agar penindakan dapat dilakukan secara tepat,” kata Suyudi.
Melalui penguatan sinergi antarinstansi dan pemanfaatan informasi intelijen, pemerintah berupaya mempersempit ruang gerak jaringan narkotika sekaligus mencegah Indonesia menjadi pasar bagi peredaran narkoba global.












