Umum  

Apresiasi Program ‘EWAKO’ Kapolda Sulsel, Ketua REI Badris Salam: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

Apresiasi Program ‘EWAKO’ Kapolda Sulsel, Ketua REI Badris Salam: Wujud Nyata Polisi Bersama Masyarakat

Makassar, Barometer99.com — Bagi dunia usaha, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) adalah fondasi paling vital untuk menggerakkan roda ekonomi. Tanpa rasa aman, iklim investasi akan layu sebelum berkembang. Kesadaran inilah yang mendasari dukungan penuh dari ekosistem industri properti terhadap langkah-langkah strategis kepolisian di Sulawesi Selatan.

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan, H. Badris Salam, secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan pendekatan keamanan berbasis kearifan lokal yang digagas oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H.

Gebrakan yang dimaksud adalah program “EWAKO”—sebuah akronim cerdas yang diadaptasi dari spirit keberanian dan pantang menyerah khas masyarakat Bugis-Makassar, yang kini disulap menjadi pedoman presisi kepolisian daerah.

Di tangan Irjen Pol. Awal Chairuddin, kata Ewako tidak sekadar menjadi jargon pemompa semangat tempur, melainkan ditransformasikan menjadi empat pilar pendekatan humanis aparat kepolisian:

E – Empati dalam melayani masyarakat.

W – Waspada dalam setiap melaksanakan tugas.

A – Adil dalam penegakan hukum.

KO – Kolaborasi dalam menyelesaikan setiap permasalahan di lapangan.

Bagi Badris Salam, formulasi ini adalah sebuah mahakarya strategi kepolisian. Ia menilai, pendekatan kultural ini jauh lebih mudah diterima dan diresapi oleh masyarakat di level akar rumput.

“Filosofi ‘EWAKO’ ini sangat luar biasa. Bapak Kapolda Sulsel tidak hanya menegakkan hukum dengan ketegasan, tetapi menggunakan pendekatan kearifan lokal yang merangkul,” puji Badris Salam di Makassar, Sabtu (10/10/2026).

Sebagai nakhoda ratusan pengembang di Sulsel, Badris merasakan langsung dampak dari stabilitas keamanan tersebut. “Ketika polisi mengedepankan empati dan keadilan, serta membuka ruang kolaborasi, masyarakat merasa diayomi. Efek dominonya sangat besar bagi sektor riil. Investor menjadi tenang, dan proyek-proyek perumahan kerakyatan dapat berjalan tanpa hambatan sosial,” tegas CEO Bumi Pundi Karsa tersebut.

Baca Juga :  HPN 2025: Saat Media Lelah Berlari, Barometer99 Ingatkan Esensi Jurnalisme

Lebih jauh, Badris menyoroti benang merah yang sangat kuat antara program EWAKO Kapolda Sulsel dengan visi besar yang tengah diusung oleh pucuk pimpinan Polri, Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.

Program kearifan lokal di Sulsel ini dinilai sebagai manifestasi paling riil dan sukses dari program strategis nasional Kapolri, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”.

“Apa yang dieksekusi oleh Irjen Pol. Awal Chairuddin melalui EWAKO adalah terjemahan paling pas dari instruksi Bapak Kapolri. Polisi tidak lagi berjarak, melainkan melebur bersama masyarakat, tokoh agama, dan dunia usaha untuk mencari solusi bersama (kolaborasi),” papar HBS, sapaan akrabnya.

DPD REI Sulsel pun menyatakan komitmennya untuk berdiri di garda terdepan dalam mendukung program kepolisian. REI siap berkolaborasi secara berkesinambungan dengan Polda Sulsel guna menciptakan kawasan-kawasan hunian yang tidak hanya layak dan berkualitas, tetapi juga aman, damai, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *