Ibadah Merupakan Wujud Penyembahan kepada Tuhan, Satgas TMMD ke-130 Berserah Diri Demi Kesuksesan Pengabdian kepada Masyarakat
Manokwari Selatan, Barometer99.com – Ibadah merupakan wujud penghambaan manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus bentuk penyerahan diri dalam setiap langkah kehidupan. Hal inilah yang menjadi landasan bagi personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Di tengah kesibukan pembangunan, personel Satgas TMMD melaksanakan ibadah Minggu bersama warga Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ibadah tersebut menjadi momentum bagi personel Satgas TMMD untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta menyerahkan seluruh usaha dan pekerjaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pelaksanaan program TMMD ke-130 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses.
Bagi prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD, bekerja keras merupakan bentuk tanggung jawab, sedangkan berdoa dan beribadah merupakan wujud kerendahan hati sebagai manusia yang senantiasa membutuhkan pertolongan dan penyertaan Sang Pencipta.
Komandan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel, Letkol Czi Sunandar Parius, menegaskan bahwa keberhasilan suatu pekerjaan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik dan kemampuan manusia, tetapi juga harus dilandasi dengan keimanan, doa, serta keikhlasan dalam menjalankan setiap tugas.
“Sebagai manusia, kita wajib berusaha dan bekerja dengan sungguh-sungguh. Namun, sebagai hamba Tuhan, kita juga harus berserah diri dan memohon penyertaan-Nya. Melalui ibadah dan doa, kita berharap seluruh kegiatan TMMD ke-130 diberikan kelancaran, keselamatan, serta hasil yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Dansatgas.
Lebih lanjut, kegiatan ibadah bersama masyarakat menjadi sarana mempererat hubungan emosional dan kekeluargaan antara TNI dan warga Kampung Yamboi. Kebersamaan tersebut membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya terwujud melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kebersamaan dalam kehidupan rohani.
Dengan penuh kekhusyukan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat mengikuti rangkaian ibadah sebagai ungkapan syukur atas kesehatan, kekuatan, dan kesempatan yang diberikan Tuhan untuk terus berkarya membangun kampung.
Melalui semangat bekerja, berdoa, dan berserah diri kepada Sang Pencipta, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel berkomitmen menyelesaikan seluruh sasaran pembangunan, mulai dari jalan, jembatan, MCK, pipanisasi hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni.
Diharapkan, setiap tetes keringat dan pengorbanan personel Satgas TMMD menjadi bagian dari pengabdian yang tulus, sehingga kehadiran TNI benar-benar membawa harapan, kebahagiaan, dan kesejahteraan bagi masyarakat Kampung Yamboi.
(Tim/Red)












