Perkuat Mitigasi Cegah Karhutla, Polda Sumsel Masifkan Patroli di Berbagai Daerah

Perkuat Mitigasi Cegah Karhutla, Polda Sumsel Masifkan Patroli di Berbagai Daerah

PALEMBANG, Barometer99.com — Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Polres dan satuan kerja terus memperkuat langkah mitigasi untuk mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Mengantisipasi potensi munculnya titik api, personel gabungan secara serentak melaksanakan patroli, sosialisasi, hingga ground checking terhadap pantauan hotspot di sejumlah wilayah Sumatera Selatan, Senin, 21 September 2026.

Langkah pencegahan dilakukan secara proaktif dengan mengerahkan personel di wilayah yang memiliki potensi kerawanan Karhutla. Di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), jajaran Polres Muratara membagi patroli gabungan ke dalam dua zona utama.

Patroli tersebut melibatkan personel Polri, Babinsa TNI, BPBD, Satpol PP, serta pemerintah kecamatan. Tim menyisir sejumlah wilayah rawan di sepanjang Kecamatan Rupit, Karang Jaya, Karang Dapo, Rawas Ilir, Rawas Ulu, dan Nibung.

Dari hasil patroli, situasi di wilayah yang dipantau dinyatakan aman dan terkendali dengan nihil temuan Karhutla. Personel juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Upaya mitigasi juga dilakukan personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel melalui patroli bermotor di wilayah pedesaan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dan Ogan Ilir. Dari hasil pemantauan, personel tidak menemukan titik api.

Selain patroli preventif, jajaran Polda Sumsel juga mengedepankan respons cepat terhadap informasi mengenai hotspot yang terdeteksi melalui aplikasi pemantau titik panas.

Di Kabupaten OKU, personel Polsek Ulu Ogan melakukan ground checking terhadap pantauan satelit di Desa Pedataran. Setelah tiba di lokasi, petugas memastikan terdapat lahan perkebunan warga seluas sekitar setengah hektare yang sebelumnya sempat terbakar. Namun, saat dilakukan pengecekan, api telah dalam kondisi padam total.

Baca Juga :  Cegah Tindak Kejahatan Samapta Polsek Menyuke Rutin Laksanakan Patroli

Sementara itu, jajaran Polres Empat Lawang terus memperkuat upaya pencegahan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Personel mendatangi para pekebun di Desa Lesung Batu dan Padang Titiran untuk memberikan imbauan agar tidak membuka maupun memperluas lahan dengan cara dibakar.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa mitigasi dan pencegahan menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla. Sesuai arahan Kapolda Sumsel, seluruh jajaran operasional diminta terus memperkuat koordinasi dan bergerak aktif di lapangan.

“Mitigasi dan pencegahan adalah kunci utama keberhasilan penanganan Karhutla. Sesuai arahan Bapak Kapolda, seluruh jajaran operasional baik di tingkat Polres, Polsek, hingga Brimob harus terus merapatkan barisan dan bergerak di lapangan. Kami tidak hanya menggencarkan patroli dan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga merespons cepat setiap kemunculan hotspot agar tidak meluas dan meminimalisir dampak lingkungan,” tegas Kombes Pol. Nandang.

Polda Sumsel menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla tidak hanya mengandalkan pemadaman setelah api muncul, tetapi juga dilakukan melalui deteksi dini, patroli lapangan, ground checking, edukasi, serta sinergi dengan TNI, pemerintah daerah dan unsur terkait.

Pergerakan personel di berbagai wilayah tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mencegah meluasnya dampak Karhutla terhadap lingkungan dan kualitas udara.

Polda Sumsel mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan Karhutla.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, unsur terkait dan masyarakat, Polda Sumsel terus memperkuat langkah pencegahan Karhutla dengan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae!”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *