Mendagri Tito Karnavian Dorong Peserta Sespim Polri
JAKARTA, Barometer99.com — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong peserta Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lemdiklat Polri untuk membiasakan diri mengambil keputusan serta menyusun kebijakan dengan berlandaskan sains dan data.
Menurut Tito, kemampuan membaca persoalan secara objektif menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki seorang pemimpin strategis. Pengambilan keputusan tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman maupun kewenangan, tetapi perlu didukung referensi, data, metodologi, serta analisis yang tepat.
Tito menilai, pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan data akan membantu pemimpin memahami persoalan secara lebih komprehensif sekaligus menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
Selain kemampuan analitis, Mendagri juga menekankan pentingnya peserta Sespim terus memperkuat pengetahuan dan wawasan. Hal tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membentuk sosok strong leader yang memiliki kapasitas, konsep, serta arah kepemimpinan yang jelas.
“Pemimpin strategis harus mampu memahami persoalan secara mendalam sebelum menentukan langkah dan kebijakan,” demikian pesan Tito dalam kegiatan tersebut.
Tito berharap para peserta Sespim dapat memanfaatkan proses pendidikan dan pembelajaran untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, sehingga nantinya mampu menghadapi berbagai persoalan strategis dengan pendekatan yang rasional, terukur, dan berbasis bukti.
Penguatan kepemimpinan berbasis sains dan data dinilai semakin penting di tengah kompleksitas persoalan pemerintahan dan keamanan yang membutuhkan keputusan cepat, tepat, sekaligus dapat dipertanggungjawabkan.












