Presiden Prabowo Dorong Pembaruan Buku Ajar Nasional
JAKARTA, Barometer99.com — Pemerintah terus memperkuat kualitas pendidikan nasional sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan agar kualitas buku ajar nasional diperbarui dan ditingkatkan, khususnya untuk mendukung proses pembelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, langkah pembaruan tersebut diawali dengan peninjauan langsung terhadap kualitas buku pelajaran yang digunakan siswa. Hasil peninjauan kemudian dibandingkan dengan standar buku ajar di sejumlah negara sahabat sebagai bahan evaluasi dan pengembangan.
Pembaruan buku ajar tidak hanya menyasar aspek isi, tetapi juga kualitas fisik buku. Pemerintah mendorong agar buku dibuat dengan material yang lebih baik sehingga lebih tahan lama, nyaman digunakan, dan mendukung aktivitas belajar siswa.
Di tengah perkembangan teknologi pendidikan, pengembangan buku ajar juga diarahkan agar dapat terintegrasi dengan perangkat digital di sekolah.
Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi yang dapat terhubung dengan Interactive Flat Panel (IFP). Dengan dukungan teknologi tersebut, materi pembelajaran diharapkan dapat disampaikan secara lebih interaktif sehingga pengalaman belajar siswa semakin menarik dan efektif.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya mengandalkan pembaruan sarana fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas materi pembelajaran dan pemanfaatan teknologi.
Dengan pembaruan buku ajar yang lebih berkualitas serta dukungan teknologi digital, pemerintah berharap proses pembelajaran di sekolah dapat semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu memperkuat fondasi SDM Indonesia untuk menghadapi tantangan masa depan.












