Danramil 03/Dewantara Pimpin Langsung Pendampingan Pembangunan Huntara
Aceh Utara, Barometer99.com – Kepedulian TNI AD terhadap kesulitan rakyat di wilayah teritorial kembali ditunjukkan secara nyata. Pada Rabu pagi (11/3/2026), jajaran Koramil 03/Dewantara terjun langsung ke lapangan guna mengawal dan mendampingi percepatan pembangunan Hunian Sementara bagi warga di Desa Ulee Pulo, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Aksi cepat ini dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman.
Tidak tanggung-tanggung, kegiatan pendampingan ini dipimpin langsung oleh Danramil 03/Dwt, Kapten Czi Jamidin, bersama Babinsa Desa Ulee Pulo, Koptu M. Arfanuddin. Kehadiran pimpinan di lapangan ini menjadi suntikan semangat tersendiri bagi enam orang tenaga tukang yang sedang berjibaku menyelesaikan konstruksi. Sinergi di lokasi terlihat sangat kental, di mana unsur TNI dan Geuchik (Kepala Desa) Ulee Pulo, H. Mawardi, saling berkoordinasi erat demi kelancaran pembangunan.
Fokus pengerjaan pada hari ini menyasar tahap krusial, yakni pengecoran lantai dan pemasangan dinding bangunan. Kapten Czi Jamidin menegaskan bahwa pendampingan ini bukan sekadar pengawasan formalitas, melainkan bentuk komitmen TNI AD untuk memastikan kualitas bangunan terjaga dan progresnya berjalan sesuai target. Dengan lantai yang kokoh dan dinding yang terpasang rapi, diharapkan bangunan ini segera siap untuk dihuni dalam waktu dekat.
“Tujuan utama kami adalah agar warga bisa segera menempati Huntara ini. Kami memahami bahwa kebutuhan akan rumah adalah prioritas, sehingga kami hadir di sini untuk membantu mempercepat prosesnya agar masyarakat tidak lagi merasa cemas,” ujar Danramil di sela-sela peninjauan lokasi.
Geuchik Ulee Pulo, H. Mawardi, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi personel Koramil 03/Dewantara. Menurutnya, kehadiran TNI di lokasi pembangunan memberikan rasa aman dan motivasi tambahan bagi warga serta para pekerja. Semangat gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI-Rakyat adalah kunci utama dalam pemulihan infrastruktur desa pasca-bencana.












