POLDA MALUKU, Barometer99.com – Kepolisian Daerah Maluku menggelar kegiatan doa lintas Agama untuk keselamatan dan kedamaian bangsa Indonesia. Doa lintas agama ini dilaksanakan di Loby Lantai 1 Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Sabtu (30/8/2025).
Doa lintas Agama dihadiri langsung Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Wahyudi dan perwakilan Forkopimda lainnya.
Turut hadir Pejabat utama Polda Maluku, anggota DPD RI Bisri Latuconsina, Wali Kota Ambon, Kapolresta Ambon, para Tokoh Agama, OKP, Ormas dan Komunitas Ojek Online di kota Ambon.
Pelaksanaan doa Lintas Agama ini di pimpin langsung oleh perwakilan para tokoh agama dari Hindu, Budha, Kristen Katholik, Kristen Protestan dan Islam.
Dalam doa Lintas Agama tersebut para tokoh agama mendoakan keamanan, keselamatan dan kedamaian bangsa dan negara, terjalinnya toleransi, persatuan dan kesatuan.
Para tokoh agama juga mendoakan keselamatan Presiden, beserta para pemimpin TNI dan Polri, termasuk Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, dan Pangdam XV/Pattimura. Semoga para pemimpin bangsa diberikan tuntunan kebijaksanaan, keberanian, kasih sayang, untuk mensejahterakan masyarakat.
Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto dalam sambutannya berharap doa lintas Agama yang dihelat dapat membawa kebaikan dan memperkuat hubungan silaturahmi untuk membangun Maluku.
“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan doa lintas Agama ini menjadi sarana untuk memperkuat tali silaturahmi di antara kita semua dalam mewujudkan pembangunan Maluku yang lebih maju di masa yang akan datang,” ajaknya.
Pada kesempatan itu, Kapolda juga turut menyampaikan ucapan belasungkawa kepada Pengemudi Ojeg Online yang meninggal akibat terlindas Kendaraan Taktis milik Polri saat terjadi demo di Jakarta beberapa hari yang lalu.
Orang nomor 1 Polda Maluku ini berharap agar situasi yang tidak diinginkan tidak terjadi di wilayah Maluku. “Mari kita sama-sama doakan saudara kita yang kemarin meninggal akibat terlindas Rantis Brimob saat terjadi demo di Jakarta semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan keluarganya diberi ketabahan serta kekuatan,” kata Kapolda mendoakan.
Kepada seluruh lapisan masyarakat di Maluku, Kapolda menekankan agar tali silaturahmi selalu diperkuat, jaga komunikasi dengan baik.
Menyikapi bentrok masa saat aksi demonstrasi di Jakarta, Kapolda mengajak seluruh elemen agar selalu berkoordinasi, bangun narasi yang menyejukan untuk kedamaian di bumi Maluku.
Menurutnya, Maluku memiliki potensi alam yang luar biasa dan masyarakatnya sangat kuat. Olehnya itu, dibutuhkan situasi Kamtibmas yang kondusif untuk membawa Maluku maju, aman dan damai.
“Saya ajak kita semua mari kita cintai Maluku ini. Saya orang baru di Maluku saat tiba di kota Ambon saya langsung jatuh cinta. Saya yakin bapak dan ibu semua yang orang asli Maluku pasti lebih mencintai Maluku,” harapnya.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat ditemui media usai doa libtas Agama, mengajak seluruh lapisan masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
“Jadi pesannya yaitu pesan damai. Kami juga tadi bersama-sama tokoh agama di kantor Sinode Maluku, juga bersama-sama menyampaikan seruan damai,” kata Gubernur.
Semua upaya damai yang dilakukan, kata Gubernur, menyikapi situasi terkini yang terjadi di tanah air. “Kami menghimbau masyarakat dan bekerja dan berdoa secara berkolaborasi untuk memastikan apa yang terjadi di Pulau Jawa tidak terjadi di Maluku karena tidak ada relevansinya persoalan ini di Maluku,” ungkapnya.
Gubernur juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat hidup damai, aman dan tentram. Sehingga energi yang dimiliki dapat digunakan untuk membangun Maluku, bukan untuk yang lain.
“Jadi kami mohon dukungan dari semua pihak dari semua kelompok masyarakat. Di tataran kami Forkopimda kami akan senantiasa berkoordinasi terus-menerus, untuk memastikan setiap perkembangan, kita akan bicara bersama dan kita sikapi bersama. Saya senang sekali hari ini teman teman OKP, aktivis mahasiswa dan komunitas ojol bisa berkumpul bersama-bersama menyerukan seruan damai,” pungkasnya.
Kapolda menambahkan, Maluku tidak boleh mundur. Maluku harus maju, dan maju. Maluku harus lebih baik lagi. Oleh karena itu, situasi keamanan, dinamika yang cukup tinggi di luar khususnya di Jakarta tidak boleh berpengaruh di sini.
“Saya bersama Pak Gubernur, Pak Pangdam, dan seluruh tokoh agama, OKP, mahasiswa dan komunitas ojek online menyatakan bahwa kami di Maluku cinta damai,” tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan apabila ada hal-hal yang tidak pas, kurang berkenan, maka penyampaian pendapat, penyampaian saran dan masukan, dilakukan dengan cara-cara yang baik. Karena hal tersebut juga dilindungi oleh Undang-undang.
“Kita berharap kebaikan budaya yang baik ini, tradisi yang baik ini bahwa Maluku basudara, basudara harus kita bikin baik Maluku untuk menjadi roh kita bersama untuk memajukan Maluku,” tandasnya.
ChatGPT bilang:
Press Release
Polda Maluku Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Keselamatan dan Kedamaian Bangsa
Ambon, 30 Agustus 2025 – Kepolisian Daerah Maluku (Polda Maluku) menggelar kegiatan doa bersama lintas agama sebagai bentuk doa untuk keselamatan, kedamaian, dan persatuan bangsa Indonesia. Acara yang diadakan di Loby Lantai 1 Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, pada Sabtu (30/8), dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pejabat penting dari berbagai instansi di Maluku.
Doa bersama ini dipimpin oleh perwakilan dari tokoh agama Hindu, Buddha, Kristen, dan Islam. Para peserta doa bersama berdoa untuk terciptanya keamanan, kedamaian, serta terjalinnya toleransi, persatuan, dan kesatuan antarumat beragama di Indonesia, khususnya di Maluku. Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk keselamatan Presiden Republik Indonesia, para pemimpin TNI, Polri, serta Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, dan Pangdam XV/Pattimura, agar diberikan kebijaksanaan dalam memimpin bangsa.
Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan doa bersama ini dapat mempererat silaturahmi antar seluruh elemen masyarakat, serta memperkuat komitmen dalam membangun Maluku yang lebih maju. “Saya mengajak kita semua untuk menjadikan doa bersama lintas agama ini sebagai sarana untuk memperkuat tali silaturahmi dan mewujudkan pembangunan Maluku yang lebih baik ke depannya,” ujar Kapolda.
Selain itu, Kapolda juga menyampaikan rasa belasungkawa atas tragedi yang menimpa pengemudi ojek online yang meninggal dunia akibat terlindas kendaraan taktis milik Polri saat aksi demo di Jakarta beberapa hari lalu. “Mari kita bersama-sama mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Kapolda.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang turut hadir dalam acara tersebut juga mengajak masyarakat Maluku untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah ini. “Kami berharap situasi yang terjadi di Jakarta tidak akan terjadi di Maluku, karena tidak ada relevansinya persoalan itu di sini. Kita harus bersama-sama menjaga kedamaian dan memfokuskan energi untuk membangun Maluku,” kata Gubernur Lewerissa.
Kapolda menambahkan, Maluku harus terus maju dan berkembang, dan situasi keamanan di luar, terutama yang terjadi di Jakarta, tidak boleh memengaruhi kondisi di Maluku. “Kami di Maluku cinta damai, dan kami ingin selalu menjaga keamanan serta kedamaian di bumi Maluku,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, Kapolda juga mengingatkan pentingnya menyampaikan pendapat dan masukan dengan cara yang baik dan konstruktif, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Marilah kita semua menjaga tradisi baik kita di Maluku, yang dikenal dengan semboyan ‘Maluku Basudara’. Itu adalah roh kita bersama untuk memajukan Maluku,” tutup Kapolda.
Acara doa bersama ini dihadiri pula oleh pejabat utama Polda Maluku, anggota DPD RI Bisri Latuconsina, Wali Kota Ambon, Kapolresta Ambon, para tokoh agama, serta perwakilan dari organisasi kemasyarakatan (OKP), ormas, dan komunitas ojek online di Kota Ambon.
#Maluku…Tarus Biking Bae
#Basudara….Tarus Biking Bae