Tragedi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line
Bekasi, Barometer99.com — Kecelakaan hebat melibatkan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek (KA 4) dan KRL Commuter Line tujuan Cikarang terjadi di area emplasemen Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.54 WIB.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, insiden bermula dari sebuah mobil yang mogok di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Kondisi tersebut membuat KRL Commuter Line tujuan Cikarang berhenti untuk menunggu jalur kembali aman.
Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek dengan relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi yang melaju dari arah yang sama diduga tidak sempat menghindar dan menabrak bagian belakang rangkaian KRL.
Benturan keras terdengar hingga ke seluruh area stasiun, memicu kepanikan di kalangan penumpang di dalam kereta maupun calon penumpang di peron.
Gerbong terakhir KRL, yang merupakan gerbong khusus wanita, mengalami kerusakan struktural parah. Dinding gerbong tampak terbelah, sementara bagian interior hancur akibat kerasnya hantaman.
Berdasarkan rekaman di lapangan, sejumlah penumpang dilaporkan terjepit di dalam rangkaian yang rusak. Petugas gabungan dari PT KAI, kepolisian, serta warga setempat saat ini tengah melakukan proses evakuasi darurat untuk menyelamatkan para korban.
Akibat kejadian ini, perjalanan KRL lintas Bekasi–Cikarang dan kereta api jarak jauh tujuan timur mengalami gangguan total. Aliran Listrik Aliran Atas (LAA) juga telah dipadamkan guna mendukung proses evakuasi dan menjamin keselamatan petugas.
Unit tanggap darurat PT KAI Daop 1 Jakarta telah dikerahkan ke lokasi, termasuk mobilisasi alat berat untuk mengevakuasi rangkaian kereta yang rusak. Selain itu, tim medis dan ambulans disiagakan di depan stasiun untuk membawa korban luka ke rumah sakit terdekat.
(Sumitro)












