Sinergitas TNI AL dan BBKSDA Papua Barat Daya Gagalkan Penyelundupan Kayu Gaharu

Sinergitas TNI AL dan BBKSDA Papua Barat Daya Gagalkan Penyelundupan Kayu Gaharu

Sorong PBD (16/05/26), Barometer99.com – Bertempat di Pelabuhan Umum Pelindo Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya, Tim Patroli Pengamanan Pelni yang terdiri dari personel Denintel dan Pomal Kodaeral XIV Sorong serta Polhut dan PPPK Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam/ BBKSDA Papua Barat Daya telah melaksanakan penyitaan barang bawaan penumpang KM. Sinabung berupa hewan yang dilindungi serta penggagalan penyelundupan kayu Gaharu, (14/05).

 

Hewan yang disita adalah jenis burung Kasturi Kepala Hitam sejumlah 1 (satu) ekor, dan kayu jenis Gaharu sebanyak 5 koper (±117 KG) yang disembunyikan dibawah tempat tidur penumpang kelas ekonomi KM Sinabung..

 

Adapun kronolgis kejadian sekitar Pukul 03.25 WIT pada hari Kamis tanggal 14 Mei 2026 saat Tim Patroli Pengamanan Pelni melaksanakan Pemeriksaan area dermaga dan pengawasan aktifitas bongkar muat serta barang bawaan penumpang, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan di dalam kapal. Kapal Pelni KM. Sinabung.

 

Pada saat melaksanakan pemeriksaan di deck 5 kapal, Tim Patroli Pengaman Pelni mencurigai barang bawaan penumpang yang merupakan 5 buah koper besar yang disimpan dibawah tempat tidur penumpang dengan nomor 5018, setelah diperiksa didalam 5 (lima) Koper tersebut berisi Kayu Gaharu sebanyak 117 Kg tanpa pemilik dan tanpa dokumen resmi, diketahui bahwa koper tersebut dititipkan kepada salah satu penumpang di kapal tersebut.

 

Kemudian Pukul 04.20 WIT Tim Patroli Pengamanan Pelni melanjutkan pemeriksaan d di deck 4, menemukan burung yang di lindungi dengan jenis Kasturi kepala hitam sebanyak 1 (satu) ekor yang disembunyikan didalam jerigen tanpa pemilik,

 

Pada Pukul 06.10 WIT KM. Sinabung melanjutkan pelayaran dari Sorong dengan tujuan Bacan – Ternate – Bitung – Banggai – Bau-Bau – Makassar – Surabaya, setelah kapal tersebut bertolak dari pelabuhan Sorong, Tim Patroli Pengamanan Pelni membawa seluruh barang temuan ke kantor Bidang KSDA Wilayah I Sorong untuk dihitung dan pengelompokan jenis temuan.

Baca Juga :  Polri Dorong Kolaborasi Nasional Lindungi Karya Anak Bangsa di Era Digital

 

Pada kesempatan tersebut Komandan Kodaeral XIV, Sorong Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., CHRMP., memberikan apresiasi kepada Tim Patroli Pengamanan Pelni yang merupakan perwujudan sinergitas TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan BBKSDA Papua Barat Daya yang telah berhasil mengamankan dan menggagalkan penyelundupan hewan dilindungi dan kayu gaharu.

 

Ditegaskan Komandan Kodaeral XIV Sorong, bahwa TNI AL dari Kodaeral XIV Sorong, berkomitmen penuh dalam mendukung larangan penyelundupan satwa dilindungi dan gaharu, serta komoditas ilegal lainnya di wilayah perairan Indonesia Timur, tindakan ini merupakan bagian dari tugas menegakkan hukum dan keamanan di laut, ungkapnya.

 

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *