Polda Sumsel Wujudkan Pendidikan Inklusif Lewat Bakti Sosial Bhayangkari di Pagar Alam
PAGAR ALAM, Barometer99.com — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang inklusif sebagaimana menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bakti Sosial Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 yang dipimpin langsung Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan Ny. Eka Sandi Nugroho di SLB Negeri Kota Pagar Alam, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui penyaluran bantuan sosial sekaligus penyerahan dokumen administrasi kependudukan berupa Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada para siswa SLB Negeri Kota Pagar Alam. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung pelayanan publik yang inklusif, mudah diakses, dan setara bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan berbagai penampilan seni yang menampilkan potensi dan prestasi para siswa SLB Negeri Kota Pagar Alam. Tari tradisional Kebagh dibawakan dengan penuh semangat oleh Yayang Permadini dan Amellia Putri Hani. Suasana semakin mengharukan saat Bahagia Cahya Permata, siswa berprestasi yang telah menorehkan berbagai penghargaan di bidang menyanyi dan catur tingkat provinsi, membacakan puisi. Acara kemudian ditutup dengan penampilan menyanyi dari Asylla yang mendapat apresiasi seluruh tamu undangan.
Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan ingin menegaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki hak, kesempatan, dan potensi yang sama untuk berkembang serta berprestasi. Kehadiran Polri bersama Bhayangkari tidak hanya membawa bantuan sosial, tetapi juga memberikan dukungan moral, motivasi, dan kepastian bahwa negara hadir memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh warga negara.
Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan Ny. Eka Sandi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang Bhayangkari kepada anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kami berharap kehadiran kami hari ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak, para guru, serta seluruh keluarga besar SLB Negeri Kota Pagar Alam. Semoga silaturahmi ini menjadi penguat semangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berkarya, dan meraih cita-cita, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus peduli dan saling berbagi kepada sesama,” ujar Ny. Eka Sandi Nugroho.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi Polri Presisi yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan dan perlindungan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, termasuk memastikan anak-anak penyandang disabilitas memperoleh hak yang sama dalam mengakses pelayanan publik, pendidikan, serta administrasi kependudukan. Kehadiran Polri bersama Bhayangkari merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan yang inklusif, humanis, dan berkeadilan,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Ia menambahkan bahwa percepatan penerbitan dokumen kependudukan seperti KIA dan KTP akan memberikan manfaat besar bagi para siswa dalam memperoleh akses pendidikan lanjutan, pelayanan kesehatan, serta berbagai program bantuan sosial pemerintah. Menurutnya, pelayanan yang setara bagi seluruh masyarakat akan semakin memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendukung terwujudnya stabilitas kamtibmas yang kondusif di Sumatera Selatan.
Melalui peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Polda Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat melalui berbagai program sosial yang berdampak langsung. Sinergi antara Polri, Bhayangkari, pemerintah daerah, dan dunia pendidikan diharapkan mampu memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, humanis, dan berkeadilan sebagai bagian dari pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.












