Tanamkan Karakter Bangsa, Pabung Tubaba Kapten Inf Gus Amirul “Sapa” Siswa SMPN 2 Tumijajar

Tulang Bawang Barat, Barometer99.com – Suasana pagi di SMPN 2 Murni Jaya, Kecamatan Tumijajar, terasa berbeda pada Senin (12/01/2026). Ratusan siswa dengan seragam putih-biru tampak berbaris rapi dan khidmat mengikuti upacara bendera yang dihadiri oleh Dandim 0412/LU yang diwakili oleh Pabung Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Kapten Inf Gus Amirul Amin.

Menyoroti kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan “Forkopimda Masuk Sekolah”, sebuah inisiatif strategis untuk membentengi generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan sekaligus membentuk karakter pemimpin masa depan.

Demi Generasi Emas, Dandim 0412/LU turut mempelopori melalui Pabung Tubaba Kapten Inf Gus Amirul Amin bertindak langsung sebagai Pembina Upacara. Kehadiran beliau juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Pemkab Tubaba, di antaranya, Fajril Hikmah, SE., MM. (Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik), Ir. Somad, S.P., M.M. (Kadis Ketahanan Pangan), Hermawan, S.Pd., MH. (Kasi SD dan SMP Dikbud Tubaba), Serta perwakilan dari Bagian Perekonomian, jajaran Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dan Polsek Tumijajar.

Kehadiran para pejabat daerah ini disambut hangat oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Tumijajar, Dewi Sartika, SH., MM., beserta seluruh dewan guru dan pengurus komite.
Pesan Tegas, Lawan Bullying dan Narkoba!.

Dalam amanatnya yang menyentuh, Kapten Inf Gus Amirul Amin menekankan bahwa siswa adalah aset paling berharga yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan bangsa. Namun, ia juga mengingatkan adanya ancaman nyata yang mengintai remaja saat ini.

“Kekerasan, perundungan (bullying), hingga jeratan narkoba adalah persoalan serius yang dapat merusak masa depan. Sekolah harus menjadi ruang lingkup aman. Tidak boleh ada satupun siswa yang merasa takut atau terintimidasi di lingkungan tempat mereka belajar,” tegas Kapten Gus Amirul.

Baca Juga :  Polresta Sorong Kota Rilis Capaian Kinerja 2025, Penyelesaian Perkara Capai 68 Persen

Selain isu perundungan, beliau juga menyoroti penggunaan Medsos (media sosial). Ia mengajak para siswa untuk lebih bijak dan beretika dalam berdigital. “Jangan hanya mengejar trending atau sekadar ikut-ikutan. Gunakan teknologi untuk belajar dan membangun jejaring yang positif,” tambahnya.

Upacara yang Khidmat dan Berkesan ini, yang dimulai pukul 07.35 WIB berlangsung sukses berkat petugas upacara dari kalangan siswa yang tampil penuh percaya diri, selaku Pemimpin Upacara Marcel, Pembaca UUD 1945 Deta, Pengibar Bendera Nita, Azizah, dan Kamelia sementara Protokol adalah Zahra.

Gerakan disiplin dari peserta upacara yang terdiri dari siswa kelas VII hingga IX. kekompakan barisan dewan guru menambah estetika kegiatan pagi itu berjalan sistematis. Upacara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh siswa bernama Reza S dengan penuh hikmat.

Program Forkopimda Masuk Sekolah di Kabupaten Tubaba ini bukan sekadar seremonial semata. Ini adalah langkah nyata Pimpinan TNI bersama Pemerintah dalam melakukan pencegahan dini terhadap kenakalan remaja, untuk itu besar harapan kami akan selalu berupaya membangun benteng dan karakter anak menjadi lebih baik untuk masa depan yang lebih gemilang.

Dengan hadirnya para pimpinan TNI dan daerah di tengah-tengah siswa, diharapkan terjalin kedekatan emosional dan inspirasi bagi para pelajar untuk terus berprestasi, menjauhi zat adiktif (Narkoba), dan tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas demi kemajuan Kabupaten Tulang Bawang Barat di masa depan. “Pungkasnya”. #(Pendim 0412/LU).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *