Lonjakan Penumpang Nataru di Bandara SMB II Tembus 192 Ribu, OTP Jadi Catatan Evaluasi

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Intl SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab (tengah)

Palembang, Barometer99.com – Pelaksanaan Posko Terpadu Transportasi Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II resmi ditutup, dengan catatan lonjakan penumpang dan pergerakan pesawat dibandingkan periode sebelumnya. Senin (05/01/ 2026).

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Intl SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab
Selama periode posko yang berlangsung sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Bandara SMB II Palembang melayani 192.312 penumpang dengan total 1.305 pergerakan pesawat. Angka ini menunjukkan pertumbuhan penumpang sebesar 4,4 persen, sementara pergerakan pesawat melonjak 9,8 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru tahun lalu.


General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Intl SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab (tengah)

“Kondisi bandara sejak Nataru dimulai mulai 18 Desember sampai dengan Januari 2026 berjalan dengan lancar. Semua hal kita saling koordinasi antar stakeholder berjalan dengan baik, baik dari segi keamanan, keselamatan, maupun proses pemantauan cuaca,” ujarnya.

Lonjakan penumpang,kata Syauqi, trafik ini turut ditopang oleh realisasi 19 extra flight, yang mayoritas melayani rute menuju wilayah Jakarta guna mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir tahun.

“Pergerakan pesawat meningkat signifikan hingga 9,8 persen.
Selain itu, bandara juga merealisasikan 19 extra flight dengan rute terbanyak menuju wilayah Jakarta.”ungkapnya

Meski secara umum operasional bandara berjalan aman, tertib, dan terkendali, lanjutnya, capaian On Time Performance (OTP) yang berada di angka 70 persen menjadi salah satu sorotan evaluasi.

“On Time Performance (OTP) selama periode Nataru tercatat mencapai 70 persen, tapi tidak ada penumpang yang sampai terlantar,”ucapnya

Dia menambahkan bahwa puncak arus penumpang terjadi pada momen perayaan Natal, tepatnya 24 Desember, dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 11.000 orang dalam satu hari.

Baca Juga :  Relawan dan Masyarakat Apresiasi Polri Fasilitasi Penyaluran Bantuan ke Daerah Bencana

“Pada saat Natal, lonjakan terbanyak terjadi pada 24 Desember dengan jumlah penumpang mencapai 11 ribu orang,” jelasnya.

Selain itu, load factor tercatat mencapai 81,6 persen dengan utilisasi slot penerbangan 93,3 persen, menandakan tingginya tingkat kepadatan pada jam-jam sibuk.

“Koordinasi selama posko berjalan baik, namun tetap menjadi bahan evaluasi bersama, khususnya dalam peningkatan ketepatan waktu penerbangan dan pengelolaan kepadatan penumpang di jam sibuk,”tandasnya (Fera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *