Penguatan Pertahanan Indonesia: Presiden Prabowo Lantik Dua Wakil Menteri Pertahanan Baru
JAKARTA, Barometer99.com — Penguatan sistem pertahanan Republik Indonesia tidak hanya berfokus pada penambahan alat utama sistem senjata (alutsista), tetapi juga diiringi dengan pembangunan serta penguatan industri pertahanan dalam negeri.
Pada Kamis, 15 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik dua Wakil Menteri Pertahanan baru, yakni Richard Taruli Horja Tampubolon dan Yusuf Jauhari. Keduanya mengemban tugas dan fokus kerja strategis mulai dari perumusan strategi, pengembangan kekuatan pertahanan, hingga pengelolaan industri dan logistik pertahanan.
Dalam pelantikan tersebut, Yusuf Jauhari menekankan pentingnya peran strategis dalam mendorong kemajuan industri dalam negeri. Langkah ini dinilai krusial tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan operasional Tentara Nasional Indonesia (TNI), tetapi juga untuk menggerakkan roda perekonomian nasional. Melalui sinergi ini, diharapkan pertahanan yang kuat dapat senantiasa ditopang oleh kemandirian industri pertahanan di dalam negeri.












