Panglima Laut Sang Hiu Kencana
Barometer99.com – Laksamana TNI Muhammad Ali bukanlah perwira yang tiba-tiba muncul di puncak. Lahir di Bandung, 9 April 1967, ia menempuh jalan panjang yang penuh liku sejak dilantik sebagai Perwira TNI Angkatan Laut dengan pangkat Letnan Dua pada 22 Juli 1989.
Kariernya dimulai dari bawah. Sebagai Perwira Departemen Operasi KRI Sigalu-857 pada 1990, Ali muda belajar arti disiplin di kapal patroli cepat. Namun takdir membawanya ke dunia yang lebih sunyi dan menantang: kapal selam. Pada 1992, ia berpindah ke KRI Nanggala-402 sebagai Asisten Perwira Divisi Ekasen.
Di lorong baja yang sempit, tanpa sinar matahari, tanpa sinyal, Ali menempa diri. Dari Perwira Torpedo di KRI Pasopati, kembali ke Nanggala sebagai Perwira Komunikasi, hingga akhirnya dipercaya menjadi Komandan KRI Nanggala-402 pada 2004.
Menjadi komandan kapal selam bukanlah jabatan biasa. Itu adalah kepercayaan absolut atas nyawa ratusan pelaut, atas kerahasiaan negara, atas kemampuan mengambil keputusan dalam sepersekian detik di kedalaman ratusan meter.
Baca selengkapnya
👇🏽
https://gurindam.id/2026/10/05/81-tahun-tni-37-tahun-dedikasi-di-laut-laksamana-muhammad-ali-terima-bintang-mahaputera-dari-presiden-prabowo/












