Prabowo Tegaskan Pemerintah Tak Gentar Hadapi Ancaman demi Bela Rakyat Kecil

Prabowo Tegaskan Pemerintah Tak Gentar Hadapi Ancaman demi Bela Rakyat Kecil

JAKARTA, Barometer99.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan gentar menghadapi berbagai ancaman dan intimidasi dalam menjalankan tugas membela kepentingan rakyat kecil, kelompok yang lemah, serta menjaga kepentingan bangsa dan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Tahap VIII di Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Satgas PKH yang dinilai telah bekerja keras menghadapi berbagai tantangan dalam upaya menyelamatkan dan mengamankan kekayaan negara.

Presiden menegaskan, pemerintah akan terus menjalankan tugas tersebut demi memastikan kekayaan negara dapat kembali memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintah tidak akan gentar menghadapi berbagai ancaman dan intimidasi” dalam menjalankan tugas membela kepentingan rakyat kecil dan kelompok yang lemah, demikian pokok penegasan Presiden dalam pidatonya.

Prabowo mengungkapkan, penyerahan pada Tahap VIII mencapai sekitar Rp13,24 triliun. Dana tersebut berasal dari sejumlah sumber, antara lain denda administratif bidang kehutanan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta penerimaan pajak.

Dengan penyerahan Tahap VIII tersebut, total uang yang telah berhasil diserahkan kepada negara melalui rangkaian kerja Satgas PKH selama delapan tahap mencapai sekitar Rp52 triliun dalam kurun waktu dua tahun.

Selain penyelamatan keuangan negara, Satgas PKH juga telah melakukan penguasaan kembali kawasan hutan yang pemanfaatannya dinilai tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan data per 6 Oktober 2026, total kawasan hutan yang berhasil dikuasai kembali mencapai sekitar 6,22 juta hektare.

Baca Juga :  35 Lurah Dilibatkan dalam Pemberian Informasi Status Kepesertaan JKN di Kota Palembang

Prabowo menekankan bahwa hasil penyelamatan kekayaan negara tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kekayaan yang berhasil diselamatkan dapat mendukung pembangunan sekolah dan rumah, perbaikan irigasi pertanian, serta upaya pencegahan kebakaran lahan.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan pembenahan dan penertiban guna memastikan kekayaan negara terlindungi dan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *