Cita-cita Sederhana Calon Kapolri Suyudi: Datang ke Polisi untuk Dapat Pertolongan, Bukan Kerumitan

Cita-cita Sederhana Calon Kapolri Suyudi: Datang ke Polisi untuk Dapat Pertolongan, Bukan Kerumitan

JAKARTA, Barometer99.com — Calon Kapolri Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menyampaikan visi dan harapannya terhadap institusi Polri apabila dipercaya memimpin Korps Bhayangkara. Hal itu disampaikan dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI, Kamis (1/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Suyudi menegaskan bahwa jabatan Kapolri bukan sekadar puncak karier, melainkan puncak tanggung jawab. Karena itu, menurutnya, keberhasilan seorang Kapolri harus tercermin dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Suyudi menginginkan masyarakat mendapatkan pelayanan kepolisian yang lebih mudah, cepat, dan memberikan kepastian. Mulai dari laporan masyarakat yang mudah diterima, kehadiran petugas yang lebih cepat ketika dibutuhkan, kepastian dalam penanganan perkara, hingga perlindungan bagi korban.

Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil serta pelayanan kepolisian yang membuat masyarakat merasa aman ketika berhadapan dengan polisi.

“Polri yang kuat, bukan karena ditakuti, melainkan karena dipercaya,” ujar Suyudi dalam uji kelayakan dan kepatutan tersebut.

Menurut Suyudi, Polri juga harus menjadi institusi yang mampu mendengar kritik, hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, serta terbuka terhadap pengawasan.

Gagasan tersebut menjadi bagian dari visi Suyudi dalam memandang tantangan kepemimpinan Polri ke depan. Ia ingin ukuran keberhasilan institusi tidak hanya dilihat dari pencapaian internal, tetapi juga dari tingkat kepercayaan dan pengalaman masyarakat ketika mendapatkan pelayanan kepolisian.

Komjen Pol. Suyudi Ario Seto merupakan calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Dalam proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Suyudi memaparkan sejumlah gagasan mengenai arah pembaruan dan penguatan institusi Polri, termasuk peningkatan profesionalisme, pelayanan publik, serta penguatan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga :  Sinergi Upsus Ketahanan Pangan, Serma Aminoto Bersama Poktan Margo Rukun Bersihkan Saluran Irigasi

Bagi Suyudi, kepolisian pada akhirnya harus hadir sebagai tempat masyarakat memperoleh perlindungan dan pertolongan ketika menghadapi persoalan hukum maupun membutuhkan rasa aman.

Dengan demikian, cita-cita yang disampaikannya sederhana: masyarakat datang kepada polisi bukan untuk menghadapi kerumitan, melainkan untuk mendapatkan pertolongan dan kepastian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *