Polisi Ungkap Motif Dugaan Pembunuhan di Pantai Wadu Baba Bima, Pacar Terduga Pelaku Diduga Diperkosa
Barometer99.com, Bima-NTB- Polisi mengungkap perkembangan penyelidikan kasus kematian seorang pemuda di kawasan Pantai Wadu Baba, Desa Sambane, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penyidik menduga peristiwa tersebut dilatarbelakangi rasa sakit hati setelah terduga pelaku mengetahui dan menyaksikan dugaan kekerasan seksual yang dialami pacarnya.
Kapolsek Langgudu, Ipda M. Suhaely, mengatakan motif tersebut masih menjadi bagian dari pendalaman penyidik. Terduga pelaku berinisial JK (17) diduga nekat melakukan kekerasan terhadap korban setelah mengetahui dugaan pemerkosaan terhadap kekasihnya.
“Motif awalnya sakit hati yang dilatarbelakangi tindakan pemerkosaan. Tapi motif ini masih didalami,” kata Suhaely, Jumat (25/9/2026).
Korban diketahui bernama Insan (22), warga Desa Sambane, Kecamatan Langgudu. Sementara JK merupakan warga Desa Waduruka, Kecamatan Langgudu dan disebut berstatus mahasiswa. Perkara tersebut kini telah ditangani Satreskrim Polres Bima Kota untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini terungkap setelah warga menemukan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Pantai Wadu Baba pada Rabu (23/9/2026).
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Langgudu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan mengamankan tempat kejadian perkara.
Dari pemeriksaan awal, korban ditemukan telah meninggal dunia dengan sejumlah luka pada tubuhnya. Polisi menduga korban meninggal akibat tindakan kekerasan. Sumber resmi kepolisian sebelumnya juga menyebut adanya sejumlah luka pada tubuh korban dan mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Sebelum ditemukan meninggal, korban disebut sedang berada bersama sejumlah rekannya di sebuah gazebo di kawasan Pantai Wadu Baba pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 22.30 Wita.
Tidak lama kemudian, JK bersama sejumlah rekannya diduga mendatangi lokasi dan mengejar korban.
“JK bersama rekannya pada malam hari mengejar Insan. Namun keesokan harinya atau pada Rabu pagi, korban ditemukan meninggal di sekitar lokasi kejadian,” ungkap Suhaely.
Setelah mendapatkan informasi dan melakukan penyelidikan, tim gabungan Polsek Langgudu dan Satreskrim Polres Bima Kota bergerak mencari keberadaan JK. Terduga pelaku kemudian diamankan di kediaman orang tuanya di Desa Waduruka, Kecamatan Langgudu, pada Rabu siang.
Polisi juga membawa pacar JK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami rangkaian kejadian yang menjadi latar belakang kasus tersebut.
“JK diamankan bersama pacarnya untuk pemeriksaan lanjutan,” ujar Suhaely.
Dalam perkembangan sebelumnya, kepolisian menyatakan penyidik masih mendalami keterangan para saksi, barang bukti, kronologi kejadian, serta motif di balik kematian korban. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi selama proses hukum berlangsung.
Dugaan kekerasan seksual yang disebut sebagai latar belakang motif juga masih dalam proses pendalaman penyidik.
Karena perkara masih berjalan, informasi mengenai dugaan pemerkosaan maupun keterlibatan masing-masing pihak perlu menunggu hasil pemeriksaan kepolisian dan bukti yang diperoleh dalam penyidikan.
Polisi selanjutnya akan menentukan konstruksi perkara berdasarkan keterangan saksi, barang bukti, serta hasil pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang telah diamankan.
Kasus kematian pemuda di Pantai Wadu Baba tersebut kini menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk mengungkap secara utuh kronologi, motif, dugaan kekerasan seksual, serta peran masing-masing pihak dalam peristiwa tersebut.***












