Pembukaan Papeda Summit 2026 di Sorong dihadiri Komandan Kodaeral XIV

Pembukaan Papeda Summit 2026 di Sorong dihadiri Komandan Kodaeral XIV

Kota Sorong PBD, Barometer99.com – Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut XIV (Dankodaeral XIV) Laksamana Muda TNI Djatmoko, S.T., M.M., menghadiri pembukaan Papeda Summit 2026, yang bertempat di gedung Drs, Ec, Lambert Jitmau kota Sorong, provinsi Papua Barat daya, adapun kegiatan tersebut dengan mengambil tema “Festival Pembangunan Berkelanjutan Tanah Papua (Papua Action for Development, Economy, and Sustainable Nature)”. Rabu (02/09/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan yang ditandai penabuhan Tifa bersama Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu serta sejumlah kepala daerah dan pejabat lainnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran TNI-Polri, Forkopimda Papua Barat Daya, serta perwakilan enam Provinsi se-Tanah Papua, masyarakat adat, akademisi, dan organisasi masyarakat sipil, serta delegasi Kedutaan Besar Jerman dan Norwegia.

Papeda Summit 2026 dilaksanakan sebagai platform strategis untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua, meliputi aksi iklim, perlindungan hutan dan ekosistem laut, pengakuan dan perlindungan hak masyarakat adat, serta pengembangan ekonomi wilayah.

Pembukaan ditandai dengan penabuhan gendang dan foto bersama, sedangkan rangkaian Papeda Summit 2026 dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 4 September 2026 di Kota Sorong.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan para mitra agar Papeda Summit memberikan dampak nyata bagi pembangunan Tanah Papua.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan sejumlah upaya pemerintah dalam mendukung pembangunan Papua, antara lain pelibatan dan pemenuhan hak masyarakat adat, penguatan swasembada pangan, pembangunan infrastruktur pendukung, pengembangan sektor pertanian, peternakan dan perikanan, serta pembangunan yang tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

Baca Juga :  Saat Penantian Panjang Berakhir di Atas Jembatan Garuda

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *