Kodaeral VII Kupang Dirikan Posko Peduli Bencana Flores, Ratusan Paket Sembako Disiapkan untuk Warga Terdampak Gempa
Kupang, NTT, Barometer99.com — Rabu, 19 Agustus 2026. Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus ditunjukkan oleh keluarga besar Morosaka, alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) XLII/1996. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui pengumpulan bantuan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang berada di daerah terdampak gempa.

Wadan Kodaeral VII Kupang, Brigjen TNI (Mar) Nawawi, S.E., M.M., mewakili Keluarga Besar Morosaka Alumni AAL XLII/1996, turut mengambil bagian dalam kegiatan Peduli Bencana Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, bantuan sembako yang telah terkumpul mencapai ratusan paket. Bantuan tersebut terdiri dari 155 karton mi instan dan 245 sak beras dengan berat masing-masing 5 kilogram. Seluruh bantuan tersebut selanjutnya dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Untuk mempermudah proses pengumpulan dan penyaluran bantuan, Posko Peduli Bencana ditempatkan di Komplek TNI AL Osmok, Kodaeral VII/Kupang. Posko tersebut menjadi salah satu pusat pengumpulan bantuan sekaligus bentuk nyata kepedulian keluarga besar TNI AL terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Brigjen TNI (Mar) Nawawi menyampaikan bahwa berdasarkan hasil peninjauan di sejumlah wilayah terdampak, kondisi masyarakat di beberapa daerah masih membutuhkan perhatian serius. Dua wilayah yang mengalami dampak cukup parah adalah Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur.
Dari hasil peninjauan tersebut, diketahui bahwa kebutuhan yang paling mendesak bagi masyarakat saat ini antara lain bahan makanan, air minum, pakaian layak pakai serta tenda untuk tempat pengungsian.
Kebutuhan tersebut menjadi sangat penting mengingat masyarakat di lokasi terdampak masih mengalami trauma akibat guncangan gempa yang terjadi. Bahkan, hingga saat ini sebagian masyarakat masih memilih untuk tidak tidur di dalam rumah karena khawatir terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Kondisi tersebut membuat warga lebih memilih berada di luar rumah atau di tempat yang dianggap lebih aman. Situasi ini tentunya membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama dalam penyediaan tempat perlindungan sementara, makanan, air bersih serta kebutuhan dasar lainnya.
Keluarga besar Morosaka Alumni AAL XLII/1996 melalui kegiatan peduli bencana ini berharap bantuan yang dikumpulkan dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak. Bantuan sembako diharapkan mampu membantu meringankan beban warga, khususnya mereka yang untuk sementara waktu harus meninggalkan rumah demi keselamatan.
Kegiatan kemanusiaan tersebut sekaligus menjadi bentuk solidaritas dan gotong royong dalam menghadapi bencana. Di tengah kondisi masyarakat yang masih diliputi rasa takut akibat gempa susulan, dukungan moral maupun bantuan kebutuhan pokok sangat berarti untuk memberikan rasa aman dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain bantuan yang telah terkumpul, kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak masih cukup besar. Karena itu, kepedulian dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat sangat diperlukan agar kebutuhan para korban bencana dapat terpenuhi dengan baik.
Keberadaan Posko Peduli Bencana di Komplek TNI AL Osmok Kodaeral VII/Kupang diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk menggalang solidaritas masyarakat dalam membantu saudara-saudara yang sedang mengalami musibah di wilayah Flores.
Semangat kemanusiaan, kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan penting dalam menghadapi bencana. Bantuan sekecil apa pun diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi masyarakat terdampak untuk bangkit kembali setelah bencana.
Melalui aksi peduli tersebut, Keluarga Besar Morosaka Alumni AAL XLII/1996 menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas wilayah. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, semangat gotong royong dan solidaritas harus terus dikedepankan.
“Peduli terhadap sesama adalah bentuk nyata kemanusiaan. Semoga bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa di Flores dan memberikan kekuatan bagi mereka untuk menghadapi situasi ini.”
Penulis : Eko Ratri Iswanto












