Umum  

Bukan Tabrak Lari, ASN Kota Bima Ungkap Kronologi Kecelakaan di Dompu hingga Mobil Dibakar Massa

Bukan Tabrak Lari, ASN Kota Bima Ungkap Kronologi Kecelakaan di Dompu hingga Mobil Dibakar Massa

 

Dompu, Barometer99.com- Sopir mobil Toyota Hilux warna putih yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Desa Banggo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), akhirnya angkat bicara terkait insiden yang terjadi pada Minggu, (24/5/2026).

 

Sopir tersebut diketahui bernama Jainuddin, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kota Bima. Ia membantah tudingan melakukan tabrak lari setelah insiden kecelakaan yang melibatkan dua pengendara sepeda motor tersebut.

 

Jainuddin mengaku sempat menghentikan kendaraannya usai kecelakaan terjadi karena berniat memberikan pertolongan kepada korban.

 

“Saya sempat berhenti saat kecelakaan itu terjadi,” ungkap Jainuddin.

 

Ia menjelaskan, saat itu dirinya sedang dalam perjalanan pulang dari Mataram menuju Bima setelah menjenguk kakaknya yang sakit. Dalam perjalanan, mobil Toyota Hilux yang dikendarainya menyenggol sepeda motor yang berada di depan kendaraan.

 

Menurut pengakuannya, setelah korban terjatuh dan terpental, ia langsung turun dan berupaya membantu. Namun suasana di lokasi kejadian berubah tegang setelah terdengar kabar bahwa korban meninggal dunia.

 

“Warga mulai berteriak dan massa terus berdatangan. Situasi semakin memanas,” jelasnya.

 

Karena khawatir menjadi sasaran amukan massa, Jainuddin akhirnya memilih meninggalkan lokasi dan mengamankan diri ke Polres Dompu.

 

“Bukan mau lari, saya takut diamuk massa karena suasana sudah tidak terkendali,” katanya.

 

Tidak lama setelah itu, mobil Toyota Hilux yang ditinggalkan di lokasi kejadian dibakar oleh warga yang emosi akibat insiden tersebut.

 

Hingga kini, kondisi korban masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang. Aparat kepolisian juga diharapkan segera memberikan penjelasan lengkap terkait kronologi kecelakaan serta penyebab pasti insiden yang memicu aksi pembakaran kendaraan tersebut.***

Baca Juga :  Peresmian Kantor ONG Jadi Langkah Strategis Perkuat Transportasi Sungai di Sumsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *