Dukung Program Strategis Presiden, Kapolda Sumsel Perkuat Sabuk Kamtibmas dan Mitigasi Karhutla di Lahat

Dukung Program Strategis Presiden, Kapolda Sumsel Perkuat Sabuk Kamtibmas dan Mitigasi Karhutla di Lahat

LAHAT, Barometer99.com — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam mendukung program prioritas Pemerintah Republik Indonesia melalui penguatan mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta penguatan Sabuk Kamtibmas di wilayah Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

 

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Apel Kesiapsiagaan Karhutla dan Penguatan Sabuk Kamtibmas yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di halaman Kantor Bupati Lahat, Minggu, 17 Mei 2026.

 

Kegiatan terpadu ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan Presisi Polri dalam memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) berbasis deteksi dini, mitigasi risiko, serta sinergi lintas sektoral guna mendukung keberlanjutan pembangunan nasional.

 

Apel kesiapsiagaan tersebut bertujuan memetakan potensi kerawanan Karhutla, meningkatkan respons cepat penanganan bencana, sekaligus mengonsolidasikan seluruh elemen pertahanan daerah agar siap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan gangguan keamanan sosial menjelang musim kemarau.

 

Dalam pelaksanaannya, Kapolda Sumsel didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumatera Selatan, di antaranya Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, S.I.K., M.H., Dir Polairud Kombes Pol Heru Agung Nugroho, S.I.K., M.H., serta Kabid Propam Kombes Pol Raden Azis Safiri, S.I.K.

 

Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan pasukan, pengecekan sarana dan prasarana pemadam kebakaran, simulasi penanganan Karhutla, hingga koordinasi lintas sektoral bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lahat.

 

Sebanyak ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, perusahaan perkebunan, hingga kelompok masyarakat peduli api turut disiagakan dalam apel terpadu tersebut sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Polres Muba Buru Pelaku Perampokan Minimarket Bersenjata Api di Sekayu

 

Penguatan sistem Sabuk Kamtibmas dan mitigasi Karhutla ini dinilai memiliki dampak strategis terhadap stabilitas keamanan dan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui sistem deteksi dini berbasis teknologi dan penguatan koordinasi lapangan, potensi kebakaran dapat diantisipasi secara cepat sebelum berkembang menjadi bencana regional.

 

Selain itu, pendekatan cooling system yang diterapkan melalui edukasi masyarakat dan penguatan komunikasi publik diharapkan mampu meminimalisasi penyebaran hoaks maupun potensi konflik sosial yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

 

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara modern, terukur, dan kolaboratif dengan memanfaatkan teknologi serta dukungan seluruh komponen bangsa.

 

“Penanganan Karhutla tidak boleh lagi menggunakan pola-pola lama atau cara konvensional. Kita harus memanfaatkan teknologi modern secara optimal, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mengedepankan langkah preventif dan edukatif kepada masyarakat,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

 

Kapolda Sumsel juga menginstruksikan seluruh jajaran tiga pilar kamtibmas untuk terus mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat, namun tetap melakukan penegakan hukum secara tegas dan profesional terhadap pelaku pembakaran hutan maupun lahan.

 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa penguatan kesiapsiagaan Karhutla tidak hanya dilakukan di lapangan, tetapi juga melalui penguatan ruang digital dan komunikasi publik yang kondusif.

 

“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, baik melalui kesiapsiagaan fisik di lapangan maupun menjaga ruang digital agar tetap sejuk, aman, dan kondusif,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

 

Melalui apel kesiapsiagaan yang terintegrasi ini, Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh jajaran siap menghadapi potensi Karhutla serta menjaga stabilitas keamanan wilayah demi mendukung agenda pembangunan nasional dan perlindungan lingkungan hidup di Sumatera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *