Mendagri Tinjau Dampak Banjir di Sitaro, Pastikan Percepatan Penanganan Rumah Warga
Barometer99.com – Pemerintah pusat bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turun langsung meninjau permukiman warga terdampak guna memastikan penanganan berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti.
Mendagri menegaskan bahwa kehadirannya merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan percepatan penanganan rumah warga yang rusak akibat bencana.
“Kunjungan ini merupakan instruksi langsung Presiden untuk memastikan penanganan rumah terdampak berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar Mendagri.
Selain penanganan pascabencana, pemerintah juga menyoroti pentingnya program rumah tidak layak huni (RTLH) serta penguatan pembangunan di wilayah perbatasan. Kabupaten Sitaro diketahui merupakan daerah strategis yang berbatasan langsung dengan Filipina.
Kementerian PKP, lanjutnya, telah menyiapkan program perbaikan rumah tidak layak huni yang akan diprioritaskan di wilayah terdampak, termasuk Sitaro. Program ini menjadi bagian dari upaya komprehensif pemerintah dalam merespons dampak bencana sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tak hanya itu, pemerintah juga mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat. Data menunjukkan tingkat kemiskinan di wilayah tersebut masih relatif tinggi, sehingga intervensi pembangunan dinilai perlu dilakukan secara terintegrasi.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional dalam memperkuat kawasan perbatasan, tidak hanya dari sisi infrastruktur dan kesejahteraan, tetapi juga dalam memperkokoh aspek pertahanan serta rasa nasionalisme masyarakat.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap penanganan bencana serta memastikan masyarakat terdampak mendapatkan perlindungan dan bantuan yang maksimal.












