Kasdam II/Sriwijaya Ikuti Penyerahan Santunan Rumah Non-Dinas tahap II tahun 2026
Palembang, Barometer99.com – Kasdam II/Sriwijaya, Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., M.M., mengikuti acara penyerahan santunan rumah Non-Dinas Tahap II tahun 2026 secara virtual yang berlangsung di Gedung Puskodalopsdam II/Sriwijaya pada Rabu (04/03/2026), sebagai bentuk komitmen pimpinan TNI AD dalam menyejahterakan anggotanya._
Acara penyerahan santunan secara terpusat di Mabesad yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Pusat, Ibu Uli Simanjuntak. Santunan ini diberikan secara simbolis kepada para ahli waris prajurit yang gugur dalam tugas serta prajurit yang mengalami cacat fisik tingkat II dan III golongan C.
Sebanyak 106 unit rumah non-dinas disalurkan kepada para penerima manfaat di seluruh Indonesia. Rincian penerima terdiri dari 57 ahli waris prajurit yang gugur dalam pengabdian, serta 49 prajurit penyandang cacat, termasuk di antaranya satu orang purnawirawan. Program ini merupakan langkah nyata TNI AD untuk memastikan hunian yang layak bagi keluarga besar angkatan darat.
Pemberian santunan ini wujud nyata perhatian dan penghargaan tertinggi dari negara atas dedikasi luar biasa para prajurit. Pengorbanan yang telah diberikan oleh para prajurit, baik yang gugur maupun yang mengalami keterbatasan fisik demi kedaulatan Bangsa dan Negara, menjadi dasar utama dari program kesejahteraan ini.
Dalam sambutannya, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pemberian santunan ini bukan bertujuan untuk mengungkit kembali duka yang dialami keluarga. Sebaliknya, Kasad ingin menekankan bahwa para ahli waris harus merasa bangga karena almarhum maupun prajurit yang bersangkutan merupakan putra-putri terbaik yang telah memberikan pengabdian tulus bagi tanah air.
Melalui kegiatan ini, diharapkan beban keluarga yang ditinggalkan maupun prajurit yang mengalami cacat dapat sedikit teringan. Semangat solidaritas dan kekeluargaan di tubuh TNI AD diharapkan terus terjaga, sebagai bentuk penghormatan berkelanjutan terhadap nilai-nilai perjuangan yang telah ditunjukkan oleh para pengabdi negara tersebut.












