Sinergitas TNI-Polri Perkuat Stabilitas dan Dukung Program Nasional di Papua Barat dan Papua Barat Daya

Manokwari PB, Barometer99.com – Sinergitas antara Kodam XVIII/Kasuari dan Polda Papua Barat bersama Forkopimda kembali ditegaskan dalam Rapat Pimpinan yang digelar di Manokwari, Selasa (25/02/2026). Forum ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan wilayah guna menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya demi kelancaran program strategis nasional.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, memaparkan gelar satuan di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, termasuk klasifikasi daerah rawan seperti konflik horizontal, konflik vertikal, serta potensi bencana alam. Paparan tersebut menjadi dasar dalam menentukan pola pengamanan terpadu bersama Polri agar setiap dinamika di lapangan dapat diantisipasi secara cepat dan terukur.

Selain itu, dislokasi satuan penugasan yang tergelar di wilayah Kodam XVIII/Kasuari disebut sebagai wujud kesiapsiagaan dalam memperkuat deteksi dini dan mencegah gangguan keamanan berkembang lebih luas. Sinergitas TNI-Polri dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif dan terkendali.

Tak hanya fokus pada keamanan, Kodam XVIII/Kasuari juga berkomitmen mendukung program pemerintah melalui kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat, seperti program “Bersatu dengan Alam”, ketahanan pangan, pembuatan sumur bor, pembentukan Koperasi Merah Putih, Program Makan Bergizi Nasional, hingga pembangunan jembatan perintis. Stabilitas dan kesejahteraan pun diupayakan berjalan beriringan.

Rapat ini turut dihadiri unsur Forkopimda, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan MRP Papua Barat, yang menegaskan bahwa keamanan dan pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergitas yang semakin solid, Papua Barat dan Papua Barat Daya diharapkan terus melangkah menuju wilayah yang aman, stabil, dan semakin maju.

(Tim/Red

Baca Juga :  Sambut HUT Kavaleri Angkatan Darat, Prajurit Yonkav 6/NK melaksanakan Karya Bhakti bersama Masyarakat di wilayah Asam Kumbang Asam Kumbang, Medan - Dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI dan atas perintah Pangdam I/BB serta dalan rangka rangkaian kegiatan Hut Kav ke 76, Yonkav 6/NK melaksanakan Karya Bhakti bersama masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat melalui kegiatan yang bersifat sosial, seperti pembersihan lingkungan dan perbaikan fasilitas umum. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat setempat. Selain itu, karya bakti bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Keterlibatan langsung prajurit TNI bersama masyarakat dalam setiap kegiatan mencerminkan bahwa TNI senantiasa hadir dan menyatu dengan rakyat.(31/01/26) Karya bakti yang dilaksanakan melibatkan prajurit secara langsung bersama masyarakat setempat dengan sasaran pembersihan yaitu Masjid Darussalam, Gereja GKBP, serta parit dan selokan di sekitar Jln. Bunga Raya, Kel. Asam Kumbang, Kec. Medan Selayang. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pelaksanaan karya bakti dalam rangka HUT Kavad mencerminkan nilai-nilai luhur Kavaleri, yaitu semangat juang, disiplin, dan loyalitas yang diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. Kehadiran prajurit di tengah warga tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Hal ini sejalan dengan peran TNI sebagai alat pertahanan negara yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, Danyonkav 6/NK, Letkol Kav Adzan Marjohan Nasution, S. H., M. M., M. Tr. Mil., juga menekankan,”Kegiatan karya bakti ini juga menjadi sarana pembinaan teritorial bagi prajurit. Melalui interaksi yang harmonis dengan warga, prajurit dilatih untuk peka terhadap kondisi sosial di wilayah binaan serta mampu berkontribusi positif dalam membantu mengatasi berbagai permasalahan di lingkungan sekitar.” Kegiatan ini sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial dan jiwa pengabdian dalam diri setiap prajurit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *