PALEMBANG, Barometer99.com – Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurijal, M.A.P., resmi mengukuhkan kepengurusan DPW PKB Sumatera Selatan periode 2026–2031. Cucun hadir mewakili Ketua Umum DPP PKB Dr. (H.C.) H.A. Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) untuk menyampaikan amanat strategis sekaligus mengarahkan langkah politik partai ke depan.
Pengukuhan ini dirangkaikan dengan Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil), yang turut dihadiri jajaran Dewan Syuro, Dewan Tanfidz, para ketua DPC se-Sumsel, anggota DPRD Fraksi PKB, dan pimpinan badan otonom partai seperti Panji Bangsa, Perempuan Bangsa, Garda Bangsa, Gemasaba, Garda BMI, hingga Gerbang Tani.
Gus Muhaimin Tekankan Politik Kehadiran di Tengah Dinamika Nasional
Dalam pidatonya, Cucun menyampaikan pesan langsung dari Gus Muhaimin bahwa tantangan politik saat ini menuntut PKB untuk hadir lebih nyata di tengah masyarakat.
“Dunia sedang berubah cepat. Kepercayaan rakyat pada institusi politik menurun. Tantangan ini tak bisa dijawab dengan slogan, tetapi dengan kehadiran dan tindakan nyata,” tegas Cucun.
Ia menyebutkan bahwa meskipun Gus Muhaimin tidak hadir secara fisik, pandangan strategisnya menjadi landasan utama dalam Muskerwil tersebut.
PKB Didorong “Naik Kelas”: Dari Peserta Pemilu Menjadi Penggerak Perubahan
Cucun menegaskan bahwa Gus Muhaimin menginstruksikan transformasi besar-besaran di tubuh PKB—yang disebut sebagai agenda “PKB Naik Kelas.”
Transformasi itu mencakup perubahan pola pikir dan pola kerja politik:
dari rutinitas menjadi solusi,
dari janji menjadi aksi nyata,
dari sekadar peserta pemilu menjadi pemimpin perubahan yang berpikir jauh ke depan.
“Politisi PKB harus naik kelas menjadi negarawan. PKB wajib hadir setiap hari dalam kehidupan rakyat,” ujar Cucun yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI.
PKB Apresiasi Kepemimpinan Nasional dan Komitmen Kawal Program Pemerintah
Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula apresiasi terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai tegas mengedepankan kepentingan rakyat dan kedaulatan bangsa. PKB berkomitmen mengawal implementasi kebijakan hingga level paling bawah.
Instruksi Tegas: Terapkan “Politik Kehadiran” di Sumatera Selatan
Cucun menekankan bahwa seluruh kader di Sumatera Selatan diwajibkan menjalankan konsep Politik Kehadiran, yaitu kehadiran langsung kader PKB di tengah persoalan masyarakat.
“Saat petani susah pupuk, nelayan terjepit, atau warga bingung mengurus bantuan—kader PKB harus hadir. Dari kehadiran lahir kepercayaan, dan dari kepercayaan lahir kekuatan politik,” tegasnya.
Deretan Tokoh Nasional dan Kepala Daerah Hadir
Sejumlah tokoh pusat dan daerah turut memperkuat momentum konsolidasi PKB Sumsel, di antaranya:
Gus Rivqy Abdul Halim – Ketua Umum DKN Panji Bangsa & Anggota Komisi VI DPR RI
H. Bertu Merlas, S.T. – Anggota DPR RI & Ketua DPW PKB Babel
H. SN. Prana Putra Sohe – Anggota Komisi XIII DPR RI
Muhammad Fauzan Nurhuda Yusro – Sekretaris LKN DPP PKB
Dari tingkat daerah turut hadir:
Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, S.H.
Walikota Pagar Alam Ludi Oliansyah, S.T.
Walikota Lubuklinggau H. Rachmad Hidayat, M.Ikom
Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi, S.E. bersama Wakil Bupati Widia Ningsih, S.H., M.H.
Wakil Bupati MUBA Kyai Abdurohman Husein
Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopianto, S.Sos., M.M.
Struktur Inti DPW PKB Sumsel Periode 2026–2031
Ketua DPW: H. Nasrul Halim, S.H. (Anggota DPRD Sumsel)
Sekretaris: H. Sutami Ismail, S.Ag. (Ketua DPC PKB Palembang/Anggota DPRD Palembang)
Bendahara: H. Ahmad Zarkasih, S.H.I., M.M.












