IWO Sumsel Lakukan MoU dengan PT Wijaya Riset Institusi

Foto bersama usai Penandatanganan MoU antara IWO Sumsel dan PT Wijaya Riset Institusi, Kamis 15 Februari 2024, (foto.Yon)

PALEMBANG – Barometer99.com Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Wijaya Riset Institusi. Kegiatan berlangsung, Pada hari Kamis (15/02/2024).

Nota kesepahaman tersebut guna untuk menambah asupan ilmu di bidang jurnalistik sekaligus meningkatkan kemampuan menulis wartawan.

Ketua IWO Sumsel Efran menjelaskan bahwa ia sengaja menandatangani kesepakatan dengan PT Wijaya Riset Institusi ini dengan harapan untuk mempertajam ilmu pengetahuan wartawan yang tergabung di IWO.

“Sudah kita ketahui bersama bahwa Wijaya seorang dosen menurut kami tentu untuk meminta bantuan dalam pendidikan Pers, ada beberapa hal kerjasama kegiatan seminar, jurnalistik pertukaran informasi dan investigasi dan masih banyak lagi,”katanya saat diwawancarai usai penandatanganan, Kamis (15/02/2024).

Baca juga : Event Singapore Air Show 2024, Danlanud SMH Sebut Peluang Emas Promosikan JAT di Kancah Internasional

Di ungkapkan Efran, bahwa Direktur PT Wijaya Institusi merupakan salah satu Dewan Kehormatan IWO Sumsel.

“Kami sebelumnya juga sudah meminta agar Pak Wijaya menjadi dewan kehormatan di PW IWO Sumsel periode 2023-2028, Alhamdulillah beliau bersedia menjadi bagian dari IWO,”ungkapnya.

Menurutnya,dalam waktu dekat IWO Sumsel dan PT Wijaya Institusi akan menindaklanjuti MoU ini. Jadi MoU IWo dengan PT Wijaya Institusi bukan hanya sekadar coretan di kertas.

“Untuk program IWO bersama PT Wijaya Riset Institusi akan menggelar diskusi publik di kota Palembang.Insyaallah 2-3 Minggu lagi akan dilaksanakan,kita masih fokus bersiap untuk berangkat ke HPN yang di selenggarakan di jakarta pada tanggal 20 nanti,”ujarnya.

Dia menegaskan bahwa, Dirinya dengan Direktur PT Wijaya Institusi memiliki ideologi yang sama, disanalah berawal terjadinya MoU ini.

Baca juga : Pemprov Sumsel Inisiasi Ribuan Bedah Rumah dan Launching Bantuan Sanitasi Serentak di 17 Kabupaten/Kota

“Saya dengan Pak Wijaya ini ibarat botol bertemu tutup, secara ideologi memang punya kesamaan. Bahkan , sebelumnya kami PW IWO beberapa kali melakukan pertemuan dan berbincang -bincang, dan memang ada ketertarikan,”ulasnya.

Beberapa keterampilan dari Direktur PT Wijaya Institusi ini, kata Efran secara pribadi memiliki nilai plus terkhusus jiwa idealismenya. Disinilah Prinsip, Pengetahuan dan Ilmu akan ditransfer ke Wartawan yang tergabung di IWO Sumsel.

“Saya jadi tertarik terhadap eksistensi beliau adalah memperjuangkan, Nah itu sangat kental sekali dengan ideologi yang ada di IWO Sumsel. Jadi kita berharap Pak Wijaya bisa mentransfer ilmunya kepada Anggota IWO di Sumsel agar prinsip, pengetahuan dan pengawasan kepada bangsa bisa lebih banyak lagi insya Allah di Rakerwil nanti akan kita kenalkan dengan anggota IWO,”paparnya.

Sementara itu, Direktur PT Wijaya Riset Institusi DR Wijaya sengaja memiliki ketertarikan sendiri terhadap IWO walaupun di luaran sana banyak organisasi Wartawan, Karena kata dia, Dirinya dan Ketua IWO memiliki Ideologi yang sama.

Baca juga : Pj Gubernur Sumsel Hadiri Rakor Pengawasan dan Pengendalian BKN

“Saya memilih IWO menurut saya secara ideologis saya suka dengan IWO ini bergerak progresif mudah-mudahan semakin aktif kedepannya,”katanya.

Selain itu, jelas Wijaya IWO Sumsel ini Independen dan jauh dari sistem Feodalisme di dalam kepengurusan IWO Sumsel ini.

“Maka dengan Efran kami bisa menjalin kerjasama, diskusi dan juga sebenarnya ini hanya sebagai bentuk ikatan formal tapi sebelumnya pernah kita lakukan kegiatan pelatihan jurnalistik budaya dan agama yang sudah di jalankan di UIN Raden Fatah Palembang beberapa waktu lalu,”imbuhnya.

Dia menegaskan bahwa, Ia akan mendukung beberapa program IWO yang berkaitan dengan The Wijaya Institusi.

Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Tahun 2023 Tertinggi Kedua di Pulau Sumatera

“Karena kita bertemu ideologi maka program IWO kita mendukung,”ujarnya.

Contohnya, Kata Wijaya di bidang sosialisasi meliputi pelatihan – pelatihan pertukaran informasi dan sebagainya.

“Ketika IWO berbicara kita wajib membuat sosialisasi itu pemberdayaan juga terhadap anggota IWO se-Sumsel jadi kita akan melaksanakan pelatihan jurnalistik pra UKW,”ujarnya lagi.

Yang jelas, Kata Wijaya dalam peran Jurnalistik yang sangat penting dipahami oleh wartawan ada dua hal tidak melanggar Undang-undang Pers dan juga tidak melanggar Kode Etik.

“Bagi kita disini ada dua prinsip yang kita junjung tinggi pertama tidak melanggar Undang-undang Pers dan tidak melanggar kode etik.Harapan kami insya Allah kita kan lebih bersinergi konsolidasi pencerdasan kepada masyarakat dan anggota IWO,”harapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *