Jakarta, Barometer99.com — Semangat regenerasi prajurit dan kebanggaan atas prestasi internasional berpadu dalam sebuah upacara penuh makna yang digelar Batalyon Infanteri 2 Marinir di Markas Komando Yonif 2 Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026). Komandan Yonif 2 Marinir, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., memimpin langsung Upacara Tradisi Penerimaan Tamtama Remaja Angkatan XLIV/II yang dirangkai dengan penyerahan cinderamata dari prajurit Yonif 2 Marinir yang baru kembali dari misi perdamaian dunia.
Upacara yang berlangsung khidmat di lapangan satuan tersebut menjadi momentum penting bagi Yonif 2 Marinir. Di satu sisi, satuan menyambut prajurit-prajurit muda yang akan menjadi tulang punggung kekuatan tempur ke depan. Di sisi lain, Yonif 2 Marinir menorehkan kebanggaan atas keberhasilan prajuritnya dalam mengemban tugas negara di kancah internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Tradisi penerimaan Tamtama Remaja bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter prajurit Marinir sejati. Melalui tradisi satuan, para prajurit muda diperkenalkan pada nilai-nilai kehormatan, disiplin baja, loyalitas tanpa batas, serta semangat juang khas Korps Marinir TNI AL. Sejak langkah pertama di Yonif 2 Marinir, mereka dipersiapkan untuk menjadi prajurit petarung yang tangguh, profesional, dan siap digerakkan kapan pun negara memanggil.
Kebanggaan satuan semakin terasa dengan diserahkannya cinderamata berupa Drone DJI Mini 5 Pro dari Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S Lebanon dan Satgas BGC XXXIX-F MONUSCO. Cinderamata tersebut bukan sekadar perangkat teknologi, tetapi menjadi simbol keberhasilan, pengalaman berharga, dan pengabdian prajurit Yonif 2 Marinir dalam menjaga stabilitas serta perdamaian dunia di wilayah konflik.
Dalam amanatnya, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono menegaskan bahwa bergabungnya Tamtama Remaja Angkatan XLIV/II merupakan awal dari perjalanan panjang sebagai prajurit Korps Marinir. Ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi, menjunjung tinggi disiplin, serta terus mengasah kemampuan fisik, mental, dan profesionalisme demi mendukung tugas-tugas satuan yang semakin kompleks.
Kepada prajurit yang telah menyelesaikan misi PBB, Danyonif 2 Marinir menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi yang telah ditunjukkan selama penugasan. Pengalaman di daerah misi, menurutnya, harus menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas satuan serta menjadi inspirasi bagi prajurit muda yang baru bergabung.
Upacara tersebut menegaskan jati diri Yonif 2 Marinir sebagai satuan yang tidak hanya konsisten membina prajurit sejak dini, tetapi juga mampu berkontribusi nyata di tingkat global. Dari lapangan Cilandak hingga medan tugas internasional, Yonif 2 Marinir terus menunjukkan komitmennya sebagai garda terdepan Korps Marinir TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan perdamaian dunia.
(TK)












