Mataram, Barometer99.com – Wakil Ketua DPRD NTB, Muzihir, mendesak Pemerintah Provinsi NTB segera melakukan evaluasi menyeluruh dan menghentikan operasional kapal-kapal tua yang melayani rute penyeberangan Kayangan, Lombok Timur – Poto Tano, Sumbawa Barat. Ia menilai keselamatan penumpang semakin terancam karena sebagian besar kapal yang beroperasi merupakan kapal bekas dan tidak lagi memenuhi standar kelayakan.
Menurut Muzihir, sekitar 60 persen armada yang melayani lintas Lombok–Sumbawa termasuk kategori kapal tua. Karena itu, ia meminta Pemprov NTB tidak memperpanjang izin operasional kapal yang tidak memenuhi standar keselamatan.
“Kapalnya banyak, tapi hampir tidak ada yang benar-benar layak. Kemarin juga ada kapal feri yang mati mesin di tengah laut,” tegasnya usai rapat koordinasi persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Mataram.
Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk mengambil langkah antisipatif sebelum insiden serupa kembali terulang, terutama di tengah kondisi gelombang laut yang sering tinggi. “Jangan tunggu ada kejadian baru dievaluasi. Ini menyangkut nyawa penumpang,” ujarnya. (*).












